Boentaran Martoatmodjo Tokoh Pendiri Palang Merah Indonesia
JAKARTA, REQNews - Boentaran Martoatmodjo adalah Menteri Kesehatan Indonesia yang pertama pada masa Kabinet Presidensial. Ia juga yang membentuk PMI (Palang Merah Indonesia) pada tanggal 5 September 1945 atas perintah Presiden Soekarno.
Pendirian PMI tidaklah mudah walaupun pembentukan PMI didukung para pelajar Indonesia, rencana tersebut berkali-kali gagal disetujui Pemerintah Belanda. Begitu juga saat pendudukan Jepang.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, momentum pembentukan PMI makin terasa. Sosok Boentaran Martoatmodjo dipercaya untuk mendirikan PMI. Pada 3 September 1945, Presiden Soekarno mengeluarkan perintah pembentukan PMI.
Boentaran ditunjuk untuk mengemban tugas tersebut. Penunjukkan Boentaran pun bukan tanpa sebab. Ia adalah Menteri Kesehatan Pertama RI Kabinet Presidensial. Sebagai persiapan diresmikan PMI, Boentaran membentuk panitia, yang terdiri atas dr R Mochtar, dr Bahder Djohan, dan dr Djuhana, dr Marzuki, dan dr Sitanala.
PMI pun diresmikan pada 17 September 1945, yang diketuai Mohammad Hatta, yang waktu itu menjabat sebagai Wakil Presiden RI
Ia juga merupakan tokoh perjuangan, ikut mengusir Belanda hingga Jepang. Ia tercatat sebagai anggota BPUPKI dan PPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
Presiden Soekarno kagum dengan kinerjanya, kemudian Boentaran diangkat menjadi Menteri Kesehatan Pertama RI pada 19 Agustus 1945-14 November 1945.
Dikutip dari Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta, Boentaran sempat ditahan karena dituduh ikut merencanakan makar untuk menggulingkan Kabinet Sjahrir. Ia ditahan pada Juli 1946-30 Juli 1948.
Ia menikah dengan seorang wanita yang bernama Maryam dan dikaruniai 5 orang anak yang salah satunya adalah Soekarni Catur Oetami Munandar, salah satu pakar psikologi Indonesia. Boentaran meninggal dunia di Jakarta, 3 Oktober 1972, pada umur 83 tahun.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.