Gereja Ortodoks Rusia Kecam Keputusan Vatikan Beri Pemberkatan Pasangan Gay
Moskwa, REQNews.com -- Patriark Kirill, pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, mengecam keputusan Vatikan mengizinkan pemberkatan pasangan sesama jenis. Menurutnya, keputusan itu merupakan penyimpangan iman Kristen.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan situs Gereja Ortodoks Rusia, Patriark Kirill meminta Komisi Alkitab dan Teologi Sinode menganalisis dokumen yang diadopsi Vatikan, Desember 2023.
Komisi itu bertemu Selasa 20 Februari 2024, dan dengan suara bulat sepakat mengatakan keputusan Vatikan merupakan perubahan drastis ajaran moral Kristen.
Patriark Kirill pernah mengatakan Gereja Ortodoks Rusia tidak akan pernah mendukung pernikahan sesama jenis dan mentutuk teologi LGBT yang berbahaya dan merusak. Pandangan Gereja Ortodoks Rusia konsisten dengan posisi pemerintah yang Desember 2022 memperluas larangan propaganda LGBT.
Deklarasi Vatikan bertajuk Pemohon Fidusia ditulis dua pejabat tinggi Dikasteri Ajaran Iman; Kardinal Victor Manuel Fernandez dan Pastor Armando Matteo. Dokumen itu mengkaji kemungkinan memberkati pasangan sesama jenis tanpa secara resmi mengesahkan status mereka atau mengubah dengan cara apa pun ajaran abadi Gereja tentang pernikahan.
Menurut deklarasi itu, para imam Katolik dapat memberkati pasangan sesama jenis. Namun, pemberkatan tidak boleh diberikan bersamaan upacara penyatuan sipil, juga tidak boleh dilakukan dengan pakaian, gerak tutuh, atau kata-kata apa pun yang pantas untuk sebuah pernikahan.
Penulis berpendapat teks itu ditulis berdasarkan visi pastoral Paus Fransiskus, yang digambarkan lebih ramah terhadap pasangan sesama jenis dan anggota komunitas LGBTQ dibanding pendahulunya.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.