Dosen Perempuan yang Video Call Sex-nya Viral Mengaku Dihipnotis, Begini Kronologinya
NIAS, REQNews - Viral di media sosial video call sex (VCS) dilakukan oleh seorang dosen perempuan di salah satu perguruan tinggi swasta di Nias, Sumatra Utara.
Rektor Universitas Nias Eliyunus Waruwu mengatakan, pihaknya sudah mengetahui informasi beredarnya rekaman video yang melibatkan seorang dosen mereka.
"Kami sudah klarifikasi dan NZ mengakui benar dirinya dalam video itu," ujarnya didampingi Dekan FKIP Unias Yaredi Waruwu, Wakil Rektor IV Mastawati Ndruru serta oknum dosen NZ kepada sejumlah wartawan, Kamis 20 Juni 2024.
Rektor menyampaikan telah memeriksa NZ dan berdasarkan penjelasannya, dia melakukan perbuatan tersebut terjadi tanpa disadari.
"Peristiwa yang terjadi dalam video di luar nalar atau alam sadar beliau, tanpa disadarinya. Dia mengaku melakukan hal itu di bawah pengaruh hipnotis," katanya.
Dosen perempuan berinisial NZ (44) mengaku menjadi korban hipnotis sehingga tanpa sadar mengikuti keinginan pelaku untuk VCS berujung pemerasan.
Dalam video viral berdurasi 2 menit 48 detik tampak oknum dosen NZ yang merupakan ketua jurusan di salah satu fakultas sedang call video dengan seseorang yang memperlihatkan alat kelaminnya.
Tak lama NZ juga beradegan vulgar dengan membuka pakaian dalam di ruangan tempat kerjanya.
VCS tersebut ternyata direkam dan digunakan pelaku yang belum diketahui identitasnya untuk mengancam korban.
Pelaku meminta uang Rp25 juta yang apabila tidak diberikan maka videonya akan disebar.
Kronologi kejadian berawal saat korban menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal dan mengatasnamakan seorang dosen di Kota Bandung.
Seusai perkenalan, beberapa hari kemudian pelaku VCS berupaya memeras NZ dengan meminta sejumlah uang.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.