REQNews.com

Badai Trami Berpotensi Sebabkan Angin Kencang di Kawasan Pesisir, Ini Kata BMKG

News

Wednesday, 23 October 2024 - 13:30

Ilustrasi Badai Dahsyat (Foto: Istimewa)Ilustrasi Badai Dahsyat (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Badai tropis Trami yang dalam beberapa jam terakhir terpantau berada di laut Filipina, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) potensi hembusan angin kencang lebih dari 25 knot atau 46,3 kilometer di sejumlah kawan pesisir Indonesia.

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Fenomena Khusus BMKG Miming Saepudin dalam keterangan di Jakarta, Rabu 23 Oktober 2024, memaparkan bahwa potensi angin kencang ini diprakirakan menyasar kawasan pesisir timur Kalimantan Utara, pesisir timur Kalimantan Timur, selat Makassar bagian utara, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara.

Potensi angin kencang di wilayah tersebut menurut tim BMKG berpotensi berlangsung dalam beberapa jam ke depan atau setidaknya hingga pukul 00:00 WIB dini hari nanti.

Ini Pemicu Gempa Pangandaran Magnitudo 5 Menurut BMKG BMKG: Petani Mesti Cermat Manfaatkan Musim Hujan Panjang BMKG Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik untuk Atasi Polusi Udara

Menurutnya, kondisi itu terjadi karena pengaruh dari kecepatan angin maksimum badai tropis Trami yang meningkat dalam kategori II dan bergerak dari arah barat laut menjauhi Indonesia.

Adapun siklon tropis Trami itu sejak Selasa 22 Oktober 202 dini hari terpantau di Laut Filipina, tepatnya di sekitar 14,5 derajat Lintang Utara - 126,0 derajat Bujur Timur (sekitar 1.240 kilometer sebelah utara Tahuna) dengan kecepatan angin maksimum 74 kilometer per jam dan tekanan udara minimum 990 hPa bergerak ke arah barat laut.

Dalam waktu yang bersamaan, tim BMKG juga mengingatkan pelayaran kapal untuk meningkatkan kewaspadaan dampak tidak langsung berupa gelombang laut yang tinggi hingga 1,25 meter - 4 meter di Indonesia akibat siklon Trami.

Gelombang laut yang tinggi 1,25 - 2,5 meter menyasar kawasan Selat Makassar bagian utara, laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Perairan Kepulauan Sitaro hingga Bitung, Laut Maluku, Perairan barat dan utara Halmahera, Laut Halmahera.

Sementara untuk tinggi gelombang 2,5 meter - 4 meter diperkirakan akan menyasar kawasan Samudera Pasifik utara Papua Barat.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.