REQNews.com

Tersandung Kasus Kekerasan Seksual, Calon Menhan AS Bayar Uang Tutup Mulut Kepada Seorang Perempuan

News

Tuesday, 19 November 2024 - 15:00

Pete Hegseth, calon Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serika (Foto:Istimewa)Pete Hegseth, calon Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serika (Foto:Istimewa)

WASHINGTON, REQNews - Pete Hegseth, calon Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serika (AS) yang ditunjuk Donald Trump, ternyata tersandung kasus kekerasan seksual.

Hegseth pernah membayar seorang perempuan untuk tutup mulut terkait tuduhan kekerasan seksual yang dilakukannya.

Kasus ini menjadi ramai setelah surat kabar The Washington Post mengangkatnya pada Sabtu 15 November 22024.

Artikel itu menyertakan sebuah memo yang dikirim perempuan yang mengaku sebagai korban Hegseth kepada tim transisi pemerintahan Trump.

Hegseth mengakui telah membayar perempuan tersebut, namun dia membantah melakukan kekerasan seksual. Hubungan itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

Kasus ini berlangsung sebelum Hegseth ditunjuk Trump sebagai menhan atau saat dia menjadi host di stasiun televisi Fox News.

Timothy Parlatore, pengacara pria veteran perang Irak dan Afghanistan itu, membenarkan soal pembayaran tersebut. Namun dia menegaskan kliennya tetap tidak bersalah.

Parlatore mengatakan, jumlah uang yang dibayar hanya sedikit, tujuannya untuk menyelesaikan tuduhan tersebut.

Kliennya khawatir tuduhan itu bisa merusak kariernya di Fox News di tengah gencarnya kampanye #MeToo, gerakan yang berubah skalanya menjadi global untuk mengungkap kasus kekerasan seksual yang dialami para pesohor dunia.

Pria 44 tahun itu ditunjuk Trump untuk memimpin Departemen Pertahanan (Pentagon). Sebagian pengamat meragukan kemampuan Hegseth untuk pemimpin Pentagon karena kurangnya pengalaman serta pandangannya yang kerap kontroversial. Penunjukannya sebaga menhan masih harus melalui persetujuan Senat.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.