REQNews.com

Beri Peringatan Bencana Nuklir Perang, Swedia Minta Warga Siapkan Persediaan Makanan dan Minuman

News

Selasa, 19 November 2024 - 17:00

Swedia (Foto:Istimewa)Swedia (Foto:Istimewa)

STOCKHOLM, REQNews  - Swedia mengeluarkan memperingatkan melalui pamflet untuk warganya agar mempersiapkan persediaan makanan dan air.

Peringatan ini dikeluarkan tak lama setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan pidato terkait serangan rudal AS ke wilayah Rusia.

Pembaruan pamflet tersebut, yang hanya diterbitkan lima kali sejak Perang Dunia II, mengingatkan warganya tentang meningkatnya risiko penggunaan senjata nuklir.

Dalam pamflet itu, pemerintah Swedia menyarankan agar warganya mencari perlindungan di tempat yang aman jika terjadi serangan dengan senjata nuklir, biologis, atau kimia.

"Perlindungan terbaik adalah berlindung. Setelah beberapa hari, radiasi akan berkurang secara signifikan," demikian bunyi peringatan tersebut.

Selain itu, pamflet itu juga menyatakan bahwa jika Swedia diserang oleh negara lain, mereka tidak akan menyerah.

"Semua informasi yang menyatakan bahwa perlawanan harus dihentikan adalah bohong," kata dokumen itu, menegaskan tekad negara untuk bertahan meski dihadapkan pada ancaman besar.

Di sisi lain, kebijakan luar negeri AS turut memperburuk ketegangan. Keputusan Presiden Joe Biden yang memberi izin kepada Ukraina untuk menyerang target di dalam wilayah Rusia dengan rudal jarak jauh buatan AS, yang pertama kalinya dalam konflik ini, mendapat kecaman keras dari Kremlin.

Juru bicara Rusia, Dmitry Peskov, menyebut keputusan ini menambah "bahan bakar" dalam konflik dan memperburuk ketegangan internasional.

Zelensky, dalam pidatonya yang menggetarkan, memperingatkan bahwa serangan rudal tersebut dapat terjadi dalam waktu dekat, tanpa pemberitahuan sebelumnya.

"Serangan tidak diumumkan dengan kata-kata. Rudal akan berbicara untuk dirinya sendiri," ujarnya.

Selain Swedia, negara-negara Skandinavia lainnya, seperti Norwegia dan Finlandia, juga telah mengeluarkan pamflet serupa yang mengingatkan warganya untuk siap menghadapi kemungkinan krisis dan perang.

Norwegia bahkan mengirimkan 2,2 juta salinan pamflet ke rumah-rumah warga, sementara Finlandia memilih untuk mendistribusikan versi digital agar lebih mudah diperbarui.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.