Gemerlap New Zone, Empat Orang Jadi Tersangka Kasus Narkoba di Kelab Malam Medan
JAKARTA, REQNews — Lampu yang biasa menyala terang dan dentuman musik yang identik dengan hiburan malam mendadak berganti dengan pemeriksaan, penggeledahan, dan proses hukum. Dari operasi yang dilakukan aparat di sebuah kelab malam di Medan, penyidik kini mengungkap dugaan adanya peredaran narkotika yang melibatkan sejumlah pihak di dalam pengelolaan tempat tersebut.
Bareskrim Polri menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan peredaran narkoba di kelab malam New Zone, Medan, Sumatera Utara. Seluruh tersangka saat ini telah ditahan untuk kepentingan penyidikan.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, mengatakan pengungkapan perkara tersebut merupakan bagian dari penanganan kasus peredaran gelap narkotika di tempat hiburan malam.
"Pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika di tempat hiburan malam New Zone di wilayah Kota Medan, Sumatera Utara," kata Eko kepada awak media di Jakarta, Selasa 26 Mei 2026.
Dalam penyidikan yang berjalan, polisi menetapkan empat orang dengan peran yang berbeda-beda.
Tersangka pertama adalah Destri Ayu Lestari (39) yang diduga berperan sebagai penyedia barang di lokasi tersebut.
Kemudian Sherina Husnaini (19) yang disebut berperan sebagai perantara.
Sementara itu, Josef Liopisa alias Asiang (73) yang disebut berposisi sebagai admin HRD diduga melakukan pemantauan terhadap aktivitas razia aparat di lokasi.
Terkait peran tersangka tersebut, Eko menyampaikan:
"Membiarkan adanya peredaran narkoba di tempat hiburan malam tersebut," ujar Eko.
Penyidik juga menetapkan Anthony Wijaya alias Aan sebagai tersangka. Ia diduga memiliki peran sebagai manajer operasional yang memperbolehkan aktivitas peredaran narkoba berlangsung dan memperoleh keuntungan dari penjualan.
Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi penggerebekan yang sebelumnya dilakukan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di kelab malam tersebut.
Dalam operasi itu, sebanyak 34 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Selain pemeriksaan identitas dan pendalaman peran masing-masing pihak, aparat juga melakukan tes urine terhadap orang-orang yang diamankan.
Eko menyebut hasil awal menunjukkan sebagian dari mereka dinyatakan positif menggunakan narkoba.
"Telah dilakukan cek urine dan sebagian orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba," ujar Eko.
Penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain serta menelusuri pola peredaran narkotika yang diduga berlangsung di tempat hiburan tersebut.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
