Kendaraan Kamu Hilang di Parkiran? Pihak Ini Wajib Bertanggungjawab

Jumat, 26 Februari 2021 – 09:30 WIB

Parkir Mobil (Foto: Istimewa)

Parkir Mobil (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Sobat REQ, pasti pernah dong mendengar atau melihat tulisan "segala kehilangan atau kerusakan atas kendaraan yang diparkir berikut barang-barang di dalamnya adalah risiko pemarkir sendiri." 

Ada juga tulisan "kehilangan barang bukan menjadi tanggung jawab pengelola parkir."

Kita sebagai pemilik kendaraan bathin dalam hati: Kan udah bayar parkir mahal. Masa sih ga bertanggungjawab kalau beneran hilang?

Sebentar, kalau yang hilang sendal jepit atau botol minum, mungkin ga masalah ya. Tapi jika yang hilang mobil atau motor bagaimana? 

Mari kita bahas! Dalam hukum, istilah yang digunakan pengelola atau tukang parkir diatas disebut sebagai klausula baku. Klausula baku ini biasa dipakai dalam perjanjian yang sifatnya sepihak.

Hukum Indonesia sudah sejak lama melarang penggunaan klausula baku. Sebagaimana Pasal 18 ayat 1 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen disebutkan bahwa:

"Melarang berbagai bentuk klasula baku, termasuk yang menyatakan pelaku usaha berhak mengalihkan tanggungjawab.

Adapula beberapa Putusan Mahkamah Agung yang menguatkan bahwa pengelola parkir wajib bertanggungjawab:

  1. Putusan Mahkamah Agung nomor 3416/Pdt/1985 yang berbunyi : “Kegiatan usaha parkir merupakan perjanjian penitipan barang sehingga hilangnya barang atau kendaraan Pemilik sebagai pengguna jasa parkir menjadi tanggung jawab pengelola parkir."
  2. Putusan Peninjauan Kembali (PK) tertanggal 21 April 2010 bahwa setiap penyedia layanan parkir wajib mengganti kendaraan yang hilang dengan sejumlah uang senilai kendaraan yang hilang. Putusan ini berdasarkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) perkara 124 PK/PDT/2007.
  3. Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 2157 K/Pdt/2010, tentang kontrak standart atau kontrak baku ”tidak bertanggung jawab atas hilangnya kendaraan bermotor dari pengguna parkir” ditafsirkan diberlakukan sepanjang tidak ada kelalaian dari pihak pengelola parkir.
  4. Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 2920 K/Pdt/2011, tentang bahwa sudah sewajarnya menjadi tanggung jawab juru parkir apabila kendaraan yang sudah membayar karcis parkir untuk menggantinya, karena kehilangan mobil tersebut dinilai adalah kelalaian/keteledoran pihak tergugat/pemohon kasasi.

Nah, dengan demikian pengelola parkir tidak bisa lepas tanggungjawab begitu saja atas kehilangan kendaraan. Apalagi kalau hal itu dikarenakan kelalaian sang juru parkir.

Pemiliki kendaraan yang kehilangan mobil atau motornya dapat menggugat secara perdata.

Sebagai pengingat, pastikan sebelum meninggalkan kendaraan anda, mobil atau motor sudah dikunci setir dan kaca mobil sudah tertutup.