Wajib Tahu! Ini Persyaratan Baru TKA di Indonesia

Rabu, 21 April 2021 – 04:04 WIB

Tenaga Kerja Asing (Foto: Istimewa)

Tenaga Kerja Asing (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews – Dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, melahirkan banyak peraturan pelaksana baru. Hal ini dikarenakan Undang-Undang Cipta Kerja telah melakukan perombakan yang signifikan, sehingga perlu dilakukannya penyesuaian khususnya mengenai ketenagakerjaan.

Salah satu hal yang patut untuk menjadi perhatian pengusaha maupun perusahaan yang menggunakan jasa tenaga kerja asing (TKA) ialah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing yang diundangkan pada 2 Februari 2021 (PP 34/2021).

Berikut ialah pemberian TKA yang diperbolehkan menurut  PP 34/2021:

a.) Instansi pemerintah;

b.) Kantor perwakilan dagang asing, kantor perwakilan perusahaan asing, dan kantor berita asing yang melakukan kegiatan di Indonesia;

c.) Perusahaan swasta asing yang berusaha di Indonesia;

d.) Badan hukum dalam bentuk perseroan terbatas atau yayasan yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia atau badan usaha asing yang terdaftar di instansi yang berwenang;

e.) Lembaga sosial, keagamaan, pendidikan, dan kebudayaan;

f.) Usaha jasa impresariat; dan

g.) Badan usaha sepanjang diperbolehkan oleh undang-undang untuk menggunakan TKA.

Pemberian pekerjaan bagi TKA dimaksud wajib untuk memiliki Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang diajukan secara daring kepada Menteri terkait.

Terlebih lagi, dalam menggunakan TKA, pemberi kerja juga harus menunjuk tenaga kerja Indonesia sebagai tenaga kerja pendampung yang sesuai dengan kualifikasi jabatan yang diduduki oleh TKA yang dipekerjakan untuk alih teknologi dan alih keahlian dari TKA, serta memulangkan TKA ke negara asalnya apabila perjanjian kerja sudah berakhir.

Tidak sampai disitu, pemberi kerja juga memiliki beberapa batasan, diantaranya:

a.) Pemberi kerja orang perseorangan dilarang untuk mempekerjakan TKA;

b.) Pemberi kerja orang perseorangan dilarang memperkerjakan TKA rangkap jabatan dalam perusahaan yang sama; dan

c.) Pemberi kerja TKA dialarang memeperkerjakan TKA pada jabatan yang mengurusi personalia.

Nah, setelah kamu mengetahui persyaratan-persyaratan untuk memperkerjakan TKA, jangan sampai tidak memenuhi maupun melanggar ketentuan baru yang ada ya. Karena dapat dikenakan sanksi denda.