Perlindungan Bagi Anak Disabilitas yang Menjadi Korban Kekerasan Fisik dan Mental

Selasa, 27 Juli 2021 – 12:35 WIB

Ilustrasi perlindungan terhadap anak disabilitas (Foto: Istimewa)

Ilustrasi perlindungan terhadap anak disabilitas (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Setiap orang memiliki hak yang sama untuk mendapat perlindungan hukum, terlebih setiap anak dan perempuan karena keduanya relatif rentan menjadi "korban" dari tindakan kriminal dari lingkungan sosialnya. Bagi anak, mereka akan menjadi generasi penerus yang mana perlu dipersiapkan secara baik untuk berkembang.

 

Tidak semua anak terlahir secara normal, fakta perbedaan ini-lah yang dinilai perlu menjadi perhatian khusus, terlebih dalam kesetaraan hak mereka. Anak yang terlahir dengan kondisi keterbelakangan mental ini sering menjadi korban diskriminasi, atau bahkan pelecehan seksual. Selain itu, tidak sedikit yang memandang anak disabilitas ini sebelah mata.

 

Siapa pun yang menjadi "korban", tentu menginginkan kebijakan hukum yang adil. Namun terkadang, kebijakan yang ada tidak selalu memuaskan para korban untuk menerima hal tersebut. Apalagi mengingat bentuk perlakuan yang mereka terima dan memberikan rasa trauma yang dalam.

 

Pasal 1 ayat (2) Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 sebagaimana terakhir diubah dengan Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, menyatakan bahwa perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

 

Tidak berbeda, mereka juga harus tumbuh di lingkungan yang mendukung mereka dengan baik dan memberikan rasa aman. Mereka berhak mendapat pendidikan untuk mengasah potensi diri mereka kemudian bersosialisasi selayaknya seperti masyarakat non disabilitas.

 

Suatu perlindungan hukum yang tegas diharapkan mampu menanggulangi kejahatan yang mengancam keamanan masyarakat seperti ini. Kelompok disabilitas ini merupakan suatu bentuk keragaman yang harus diterima dengan baik. Kelebihan yang mereka miliki, hanya saja bagaimana masyarakat itu bisa memandang dari sisi lain.

 

Penulis – Leonardo Sanjaya