Tertarik Mendirikan Lembaga Pemeriksa Halal? Ketahui Dulu Persyaratannya

Jumat, 24 September 2021 – 20:02 WIB

Ilustrasi label halal (Foto: Istimewa)

Ilustrasi label halal (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews – Lembaga Pemeriksa Halal merupakan lembaga yang dapat didirikan oleh pemerintah maupun swasta dan melakukan kegiatan pemeriksaan maupun pengujian terhadap kehalalan suatu produk. Produk sebagaimana dimaksud dapat berupa barang atau jasa yang terkait dengan makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, serta barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.

 

Sangat penting dalam hal suatu produk halal dipasarkan di Indonesia, karena mayoritas penduduk Indonesia memeluk agama Islam, sehingga produk yang telah dinyatakan halal sesuai dengan syariat Islam, dinyatakan sebagai produk halal sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

 

Lembaga Pemeriksa Halal yang melakukan pemeriksaan dan pengujian kehalalan suatu produk, wajib memiliki kantor sendiri dan perlengkapannya yang harus diajukan oleh lembaga keagamaan Islam berbadan hukum, memiliki akreditasi dari BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) yang dibentuk oleh pemerintah untuk melaksanakan penyelenggaraan Lembaga Pemeriksa Halal, memiliki auditor halal berupa orang yang memiliki kemampuan melakukan pemeriksaan kehalalan suatu produk paling sedikit 3 (tiga) orang dan memiliki laboratorium atau kesepakatan kerja sama dengan lembaga lain yang memiliki laboratorium.

 

Auditor halal yang merupakan bagian dari Lembaga Pemeriksa Halal, memiliki tugas dalam memeriksa dan mengkaji bahan berupa unsur yang digunakan untuk membuat atau menghasilkan produk, memeriksa dan mengkaji proses pengolahan produk, memeriksa dan mengkaji sistem penyembelihan, meneliti lokasi produk, meneliti peralatan, ruang produksi, dan penyimpanan, memeriksa pendistribusian dan penyajian produk, memeriksa sistem jaminan halal pelaku usaha dan melaporkan hasil pemeriksaan atau pengujian kepada Lembaga Pemeriksa Halal.

 

Pada dasarnya hampir semua produk yang dijual, kerap diminati apabila sudah memiliki sertifikasi halal, oleh karenanya, sektor privat yang berminat untuk membangun usaha pemeriksa produk halal dapat mempertimbangkan hal ini, karena tingginya permintaan dan merupakan kebutuhan.

 

 

Hans Gilbert Ericsson