Ini Aturan Terbaru Mudik Lebaran 2022, Sudah Baca Belum?

Minggu, 24 April 2022 – 07:03 WIB

Ilustrasi mudik lebaran

Ilustrasi mudik lebaran

JAKARTA, REQnews - Untuk Anda yang sedang sibuk menyiapkan perlengkapan mudik lebaran 2022 ini, sebelum berangkat sebaiknya baca dulu aturan terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19.

Aturan mudik terbaru ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2022, sebagai panduan protokol kesehatan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) selama masa libur lebaran.

Mengutip laman resmi covid19.go.id, berikut syarat terbaru mudik lebaran 2022.

1 Tidak wajib bagi pelaku perjalanan mudik menunjukkan hasil negatif tes PCR maupun antigen, jika telah menerima vaksinasi dosis ketiga atau booster.

2. Untuk pemudik yang baru mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19, maka wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR dalam kurun waktu sampel diambil yakni 3x24 jam, dan antigen 1x24 jam.

3. Pemudik yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan.

4. Semua pemudik wajib memakai masker, menghindari kerumunan dan mencuci tangan.

 

5. Pemudik juga harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri.

Adapun aturan mudik bagi pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid, yang tidak dapat menerima vaksinasi, sehingga mereka wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR.

Sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan, calon pemudik tersebut wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

PPDN atau calon pemudik dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Meski demikian, anak tersebut namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.