Salem, Kota Penyihir yang Menantang bagi Pemburu Hantu

Kamis, 23 Januari 2020 – 09:00 WIB

Kota Salem di Malam Hari (Foto:Istimewa)

Kota Salem di Malam Hari (Foto:Istimewa)

 

JAKARTA, REQNews - Salem adalah kota pantai bersejarah di Essex County, Massachusetts yang terletak di wilayah North Shore. Kota itu dibangun pada tahun 1626 dan menjadi salah satu pelabuhan paling signifikan dalam sejarah awal Amerika.

Banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi di sini seperti rumah bagi House of Seven Gables, Universitas Negeri Salem, Desa Perintis, Situs Bersejarah Nasional Maritim Salem, Taman Salem Willows, dan Museum Peabody Essex.

Salem dulunya dikenal sebagai tempat para penyihir dan sebagai lokasi persidangan penyihir Salem yang terkenal pada tahun 1692, sebagaimana ditampilkan dalam karya Arthur Miller, The Crucible.

Tiap tahunnya, ratusan ribu orang mendatangi kota Salem guna merayakan Halloween. Tak seperti di tempat-tempat lain yang merayakan Halloween selama sehari, kota ini merayakan hari ini selama sebulan penuh. Berbagai atraksi dan tempat wisata bersiap untuk memberikan pengalaman menyeramkan nan menyenangkan untuk merayakan hari para orang mati ini. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa terdapat sejarah kelam yang akhirnya membuat kota ini dikenal sebagai kota penyihir.

Pada tahun 1692, kelompok Puritan di Salem mulai memburu dan menangkap orang-orang yang dianggap sebagai penyihir. Dalam 3 bulan, terdapat 20 orang yang telah dieksekusi karena dianggap sebagai penyihir tanpa bukti yang kuat. Semua korban eksekusi tersebut adalah perempuan dan diduga penghilangan nyawa ini terjadi karena masalah pribadi. Tragedi ini dikenal sebagai Peringatan Penyihir Salem atau Salem Witch Trials.

Awal pemburuan penyihir ini bermula pada musim dingin 1692, putri-putri Pendeta Samuel Parris, berusia 9 dan 11, mulai bertingkah aneh. Mereka mengeluarkan suara yang tidak biasa, melemparkan benda-benda, dan seorang dokter setempat menyalahkan makhluk gaib atas perilaku aneh mereka. Ditekan oleh hakim lokal, gadis-gadis itu menyalahkan tiga wanita yang memantrai mereka. Setelah persidangan, para wanita itu dipenjara, memicu gelombang paranoia di Kota Salem.

Pada bulan Mei 1692, Gubernur William Phipps mendirikan pengadilan khusus untuk memutuskan persidangan penyihir, dan pada bulan-bulan berikutnya, pengadilan yang baru dibentuk menghukum puluhan orang sihir berdasarkan bukti spektral (kesaksian berdasarkan mimpi dan penglihatan).

Cerita ini menjadi sebuah sejarah yang kelam di kota Salem, akhirnya para korban Peringatan Penyihir Salem selalu dikenang dalam perayaan Halloween. Sejak tahun 1982, pemerintah kota Salem membuat perayaan Halloween selama sebulan pada bulan Oktober. Di sini, pengunjung tak hanya bisa mengikuti perayaan yang meriah, namun juga mengenang 20 korban eksekusi dalam Peringatan Penyihir Salem. Anda bisa datang ke Salem Witch Museum untuk belajar lebih dalam mengenai sejarah kota Salem. Salem Witch Dungeon juga dapat menjadi tempat yang wajib Anda kunjungi, karena Anda bisa langsung melihat kondisi penjara para korban eksekusi.

Di kota ini terdapat The Witch Trials Memorial, yang didedikasikan untuk para korban tak bersalah dari Salem Witch Trials, hanyalah bagian dari beberapa wisata berhantu yang dapat Anda lakukan melalui kota yang sudah berusia berabad-abad ini.