Kuliner Khas Bengkulu yang Bikin Rindu

Minggu, 02 Agustus 2020 – 08:33 WIB

Bagar Hiu

Bagar Hiu

BENGKULU, REQnews - Bengkulu memiliki wiasata alam yang melimpah. Tak hanya itu, daerah ini juga ternyata memiliki beberapa kudapan tradisional yang rasanya sulit dilupakan.

Maka dari itu, jika Anda berkunjung ke Bengkulu jangan lewatkan beberapa kuliner berikut ini.

Lemea

Lemea merupakan makanan tradisional khas Bengkulu yang memilki cita rasa khas. Tak banyak orang tahu tentang panganan satu ini. Pembuatan Lemea dengan cara di fermentasi dan dicampur dengan bumbu-bumbu lainnya. Makanan ini terkenal di kalangan Suku Rejang, yang merupakan suku tertua di Sumatera.

Lemea terbuat dari adonan rebung (bambu muda) yang telah dicincang, kemudian rebung dicampur dengan ikan air tawar. Setelah tercampur rata, adonan disimpan dalam sebuah wadah yang dilapisi daun pisang. Proses fermentasi ini dilakukan selama tiga hari, Lemea pun tidak hanya dikenal di wilayah Sumatera saja tapi hingga ke Jepang.

Tempoyak

Bengkulu memang terkenal dengan cita rasanya yang agak asam, contohnya seperti Tempoyak. Tempoyak terbuat dari buah durian yang telah difermentasi, membayangkannya memang sedikit aneh tapi janganh salah Tempoyak memiliki rasa yang bisa memanjakan lidah Anda.

Tempoyak biasanya disantap sebagai lauk yang dimakan bersama nasi hangat. Tempoyak dapat dimasak menjadi berbagai menu, mulai dari kuah sambal hingga saus. Ada yang menyebutkan jika Tempoyak juga merupakan makanan khas dari dua daerah lain yaitu Jambi dan Palembang.

Bagar Hiu

Melihat dari namanya pasti Anda sudah bisa menebak jika makanan ini terbuat dari apa. Ya benar, terbuat dari ikan hiu. Namun hiu yang digunakan adalah Hiu Punai atau Hiu Tanduk. Kedua ikan tersebut dipilih karena tidak terlalu menimbulkan bau amis, serta mudah diolah karena kulitnya cukup tipis dan lembut.

Bumbu untuk membuat Bagar Hiu ini cukup sederhana, yaitu bawang merah, bawang putih, kunyit, daun jeruk, daun salam dan lengkuas. Anda juga bisa menambahkan bumbu lainnya untuk menambah cita rasa dari masakan ini.

Meskipun bumbunya mudah didapat, namun proses memasaknya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Proses yang lama ini dikarenakan untuk menghilangakan bau amis dari ikan hiu, dibersihkannya pun haruslah berulang-ulang.