Karena Keindahannya, Hallstatt Disebut Mutiara Austria

Kamis, 07 Februari 2019 – 23:00 WIB

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

JAKARTA, REQnews - Sering disebut mutiara Austria, Hallstatt juga  "gambar sempurna", karena hamparan alam yang sempurna menghasilkan gambar-gambar yang bagus. Tidak peduli jam berapa Anda berkunjung, desa kecil ini sangat indah.

Kota Hallstatt menghadap ke Danau Hallstatt. Saat ini, kota ini adalah tujuan wisata populer, Situs Warisan Dunia UNESCO, serta kota tepi danau dengan hampir 800 penduduk.

Banyak tempat yang bisa Anda kunjungi di sini yang pastinya sulit dilupakan, karena bantangan alam yang cukup sempurna. Di antaranya adalah:

Gereja Kalvarienberg

Gereja ini dibangun pada tahun 1711 dan disumbangkan ke kota oleh sepasang sekretaris pengadilan yang menikah tanpa anak. Terletak di Kalvarienberg, yang merupakan gunung terdekat dengan pemandangan Hallstatt yang mengesankan, danau dan sekitarnya. Gereja ini dibangun untuk menawarkan tempat bagi penduduk kota untuk berdoa, dan sebagai tempat peristirahatan terakhir dari pasangan yang sudah menikah. Gereja ini adalah mahakarya arsitektur barok.

Market Square

Market Square terletak di pusat kota Hallstatt dan merupakan daya tarik utama di sana. Market Square memiliki patung Tritunggal Mahakudus dan dikelilingi oleh bangunan-bangunan yang indah. Pengunjung akan menemukan restoran, kafe, hotel, bar, dan berbagai toko suvenir. Sepanjang tahun ada berbagai peristiwa, seperti prosesi Corpus Christi tradisional di musim semi, berbagai konser, dan pasar Natal di musim dingin.

Artefak Arkeologi

Beberapa artefak arkeologis yang signifikan ditemukan secara kebetulan di Hallstatt selama pembangunan ruang ketel di bawah sebuah toko olahraga. Dimungkinkan untuk melihat temuan ini selama took buka secara gratis.

Museum Hallstatt

Museum ini dibuka pada tahun 1888 untuk memamerkan temuan arkeologis khusus Hallstatt, yang ditemukan pada tahun-tahun sebelumnya. Pengunjung dapat mempelajari segala sesuatu tentang sejarah tempat yang indah ini di museum, mulai dari Zaman Batu dan perjalanan melalui ribuan tahun sejarah hingga penemuan dari tambang garam lokal (yang tertua di dunia), dan tanah pemakaman Zaman Besi dan kuburan di dekatnya.

Rumah Charnel

Rumah charnel di Hallstatt telah ada sejak abad ke-12 dan berisi 1.200 tengkorak. Terletak di Michael's Chapel dua lantai, dibangun dalam gaya barok. 610 tengkorak dicat, bertuliskan tanggal kematian dan diatur oleh keluarga. Tradisi ini dimulai pada 1720, ketika tidak ada lagi ruang di kuburan dan tidak ada kemungkinan untuk memperpanjangnya. 10 hingga 15 tahun setelah pemakaman, tengkorak dan tulang tubular besar diambil dari kuburan untuk mengeringkan dan membersihkan.

Tambang Garam Hallstatt

Ada beberapa petunjuk yang memberi tahu kita bahwa Tambang Garam Hallstatt sudah aktif di abad ke-15, menjadikannya yang tertua di dunia. Tambang garam digunakan sampai zaman modern, dan selama lebih dari 300 tahun (dari 1600 hingga 1960) itu adalah lokasi paling penting untuk penambangan di wilayah tersebut. Akhirnya, Tambang Garam Hallstatt menjadi situs wisata yang menunjukkan sejarah penambangan dan kehidupan para penambang

Dachstein Skywalk

Skywalk ini terletak di resor ski Upper Austria di Pegunungan Dachstein, di ketinggian sekitar 2.700 meter. Pada hari-hari yang cerah adalah mungkin untuk melihat Austria ke Slovenia dan Republik Ceko. (nls)