Pecahkan Rekor Tinggal di Antariksa, Tiga Kru Pesawat Ruang Angkasa Cina Kembali ke Bumi

Jumat, 17 September 2021 – 14:24 WIB

Foto: cgtn.com

Foto: cgtn.com

Dongfeng, REQNews.com -- Tiga taikonaut, istilah yang digunakan Cina untuk menyebut kru luar angkasa, kembali ke Bumi setelah memecahkan rekor tinggal di luar angkasa selama 90 hari.

Tiga kru Shanzhou-2 mendarat di lokasi pendaratan Dongfeng di Gurun Gobi, wilayah otonomi Mongolia Dalam, Jumat 17 September, dan menandai sukses misi berawak pada tahap pembangunan stasiun ruang angkasa Cina.

Modul kembali Shenzhou-2 terpisah dari propelen pesawat ruang angkasa sekitar pukul 13:00. Propelen terbakar saat berpisah dengan modul kembali dan memasuki atmosfer Bumi.

Global Times, mengutip keterangan China Manned Space Agency (CMSA), memberitakan tiga taikonaut; komandan misi Nie Haisheng, dan dua awak; Liu Boming dan Tang Hongbo, mendarat di Gurun Gobi pukul 13:36.

Tidak perlu waktu lama bagi tim penjemput menemunkan ketiganya, setelah modul kembali Shanzhou-2 mendarat. Seluruh proses begitu mulus, yang membuat Tang Hongbo terlihat bermain-main dengan pena selama perjalanan kembali ke Bumi.

"Emas asli tidak takut api," kata Nie Haisheng, mengutip pepatin Cina kuno seraya bercanda.

Ini kali pertama situs Dongfeng menerima misi Shenzhou-2, menggantikan situs Siziwang Banner -- lokasi pendaratan tradisional untuk penerbangan luar angkasa berawak Cina.

Pang Zhou, pakar luar angkasa yang berbasis di Beijing, mengatakan pilihan lokasi pendaratan berdasarkan sejumlah faktor; iklim, topografi, opsi kembali, dan peralatan penyelamatan serta pencarian.


Misi Berikut

Cina akan melakukan dua peluncuran ruang angkasa lagi untuk pembangunan stasiun ruang rangkasa sendiri. Pesawat ruang angkasa kargo Tianzhou-3, dengan roket Long March-7, telah tiba di pangkalan ruang angkasa Wenchang di Hainan.

Satu penerbangan lainnya dilakukan dari Jiuquan. Ini penerbangan berawak dengan pesawat ruang angkasa Shanzhou-13, yang diterbangkan roket Long March-2F.

Pemberitahuan resmi CMSA menyebutkan Tianzhou-3 akan lepas landas pada waktu yang tepat. Misi ini adalah pengiriman pasokan kedua untuk modul inti Tianhe, setelah yang bertama dibawa Tianzhou-2 pada 29 Mei.

Setelah misi Tianzhou-3, pesawat ruang angkasa berawak Shenzhou-13 diharapkan mengirim tiga taikonaut ke kompleks stasiun luar angkasa. Seluruh kru akan timba lebih lama, yaitu enam bulan di stasiun luar angkasa.