Begini Cara Pemkab Bangka Barat Lestarikan Seni Budayanya

Senin, 24 Juni 2019 – 10:00 WIB

Ilustrasi kesenian dan kebudayaan Bangka Barat (Foto: Istimewa)

Ilustrasi kesenian dan kebudayaan Bangka Barat (Foto: Istimewa)

BANGKA, REQnews - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung punya cara tersendiri dalam menjaga kelestarian seni tradisionalnya. Salah satunya dengan menggelar lomba kesenian dan budaya. Lomba ini rencananya akan diikuti para pelalu seni dan sanggar tari yang ada di daerah itu. "Pada kegiatan yang rencananya digelar Agustus 2019 akan memperlombakan seni tari campak, dambus, rudat dan rebana, kami berharap pelaku seni tradisional dan sanggar kesenian di seluruh Bangka Barat terlibat," kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, Bambang Haryo Suseno di Muntok, Senin 24 Juni 2019. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Bangka Barat. Suseno menambahkan, saat ini pihaknya masih mematangkan berbagai persiapan. "Tujuannya agar pertunjukan seni tradisional yang disajikan dalam bentuk Festival Sejiran Setason bisa terselenggara dengan baik," katanya. Festival Sejiran Setason merupakan agenda tahunan dari pemerintah daerah sebagai salah satu upaya dalam pelestarian seni tradisional di Bangka Barat. Dulu, kegiatan ini dikenal dengan lomba seni dambus, campak, rudat dan rebana, namun dalam dua tahun terakhir diubah menjadi Festival Sejiran Setason. Bambang mengatakan, terjaganya kelestarian seni dan budaya lokal diharapkan mampu mendukung dan bermanfaat dalam pembangunan kepariwisataan yang sedang digencarkan pemerintah. Selain itu, pelestarian seni dan budaya juga diharapkan bisa sebagai pengungkit minat, pemahaman dan kesadaran generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya sendiri. Kegiatan itu juga sebagai wadah bagi para pelaku seni tradisional untuk menyalurkan hasrat berkesenian. "Kami berharap masyarakat terhibur dan wawasan tentang seni budaya semakin bertambah," katanya.