Gelang Berlian Milik Ratu Prancis yang Mati Dipenggal Dilelang di Jenewa

Rabu, 22 September 2021 – 22:25 WIB

Foto: AnanovaNews

Foto: AnanovaNews

Jenewa, REQNews.com -- Berlian bernilai jutaan dolar milik Marie Antoinette, ratu Prancis yang mati di guilotine, akan dijual di Balai Lelang Christie, Jenewa, Swiss.

Berlian, tertatah di sepasang gelang yang dibeli Marie Antoinette tahun 1776 dengan harga 250 ribu livre, ditaksir bernilai antara 2 juta sampai 4 juta dolar AS, atau Rp 28,4 miliar sampai Rp 56,9 miliar.

"Menurut Count Mercy-Argenteau, dubes Austria untuk Prancis, Marie Antoinette membeli gelang itu dengan batu permata koleksi ratu dan dana dari Raja Louis XVI," demikian keterangan Balai Lelang Christie.

Count Mercy-Argenteau meninggalkan jabatannya sebagai dubes Kekaisaran Austria di Prancis tahun 1790, dan menempati posisinya di Brussels. Pada 11 Januari 1791, ia menerima surat dari Ratu Marie Antoinette, yang saat itu menjadi tahanan di Tuileries di Paris.

"Dalam surat itu Marie Antoinette menulis bahwa peti kayu akan dikirim kepada Mercy-Argenteau untuk diamankan," kata Balai Lelang Christie.

Mercy-Argenteau menyimpan peti kayu itu tanpa pernah membukanya sampai beberapa tahun ke depan. Pada 6 Oktober 1793 Marie Antoinette dipenggal. Pada Februari 1794 Kaisar Francis II (1768-1835) dari Austria memerintahkan peti dibuka di Brussels dan diinventarisir.

Sepasang gelang dengan tiga berlian. Sete berlian besar berada di tengah, dengan sejumlah berlian kecil sekelilingnya, serta 96 berlian collet-set.

Madame Royale (1778-1851), putri Marie Antoinette yang masih hidup, menerima permata dua gelang itu pada Januari 1796 di saat tiba di Austria.

Francois Curiel, ketua Christie's Luxury, mengatakan; "Selama 255 tahun terakhir Christie's telah menawarkan banyak permata bersejarah dari istana kerajaan di seluruh dunia."

Lelang akan diadakan di Four Seasons Hotel des Bergues di Jenewa, dekat perbatasan Prancis.

Matie Antoinette (1755-1793) adalah bangsawan Austria yang menjadiratu terakhir Prancis. Ia keluar dari istana saat Revolusi Prancis. Frasa terkenal sang ratu adalah biarkan mereka makan kue kerang sesering mungkin meskipun keliru.