Museum Vagina Satu-satunya di Dunia Resmi Ditutup

Kamis, 07 Oktober 2021 – 03:06 WIB

Museum Vagina (Foto:YouTube)

Museum Vagina (Foto:YouTube)

LONDON, REQNews - Museum Vagina satu-satunya di dunia terpaksa tutup dan tak lagi buka. Museum ini diresmikan pertama kali pada 2017 oleh sang pendiri, Florence Schecter. Museum Vagina dibangun untuk mengungkap hal-hal tabu terkait organ intim perempuan.

Dilansir dari Daily Star, museum tersebut ditutup karena pengelola gedung menolak pengajuan perpanjangan sewa museum. Bahkan pamerannya hanya digelar secara online.

Masa sewa museum ini pun telah berakhir sejak 24 September lalu. Selama beroperasi, Museum Vagina mendapatkan pujian dari berbagai pihak termasuk mendapat dukungan dari bintang-bintang seperti Gillian Anderson.

Bahkan, Pameran Muff Busters, Vagina Myths and How To Fight Them yang digelar pada 2019 silam telah dikunjungi 110 ribu orang.

Museum Vagina ini menampilkan koleksi ilustrasi dan juga digital. Salah satunya proyek seni virtual dari seniman Austria, Kerstin Rajnar. Proyek dari Kerstin itu akan menjadi karya pertama dari museum ini yang didedikasikan untuk vagina dan vulva.

Direktur Museum Vagina Florence Schechter mengangkat seputar mitos-mitos tentang vagina dan bagaimana cara melawannya dalam karya seninya. Dia ingin mengedukasi seputar kesalahpahaman mengenai anatomi sistem reproduksi wanita, termasuk kebersihannya, bentuknya, seputar menstruasi, seks dan kontrasepsi.

Edukasi seputar sistem reproduksi wanita ini perlu dilakukan karena jika mengutip survei yang dilakukan YouGov pada Maret 2019, masih banyak orang tidak memahami mengenai hal tersebut. Dari survei itu diketahui 58% responden tidak tahu letak dan fungsi vagina, 47% tidak mengetahui apa itu labia dan 58% responden tidak paham apa itu uretra.