Mark Zuckerberg: Facebook Ganti Nama Jadi Meta

Jumat, 29 Oktober 2021 – 05:20 WIB

Foto: arstechnica.com

Foto: arstechnica.com

California, REQNews.com -- CEO Mark Zuckerberg mengumumkan Facebook berganti nama menjadi meta, dan bukan lagi perusahaan media sosial tapi metaverse.

"Kami adalah perusahaan yang membangun teknologi untuk terhubung," kata Zuckerberg saat pengumuman ganti nama, Kamis 28 Oktober, pada acara perusahaan berjudul Connect 2021.

"Bersama-sama, kami dapat menempatkan orang di pusat teknologi kami," lanjutnya. "Bersama-sama, kita dapat membuka ekonomi kreator yang jauh lebih besar."

Dikepung berbagai skandal, pengungkapan mantan karyawannya tentang model bisnis yang mengabaikan keselamatan pengguna untuk meraup uang, serta berjuang melawan investigasi di banyak negara, Zuckerberg seolah memilih cara ganti nama untuk menghindari semua.

Terakhir, 17 organisasi berita mengeroyok Facebook. Menggunakan laporan mantan karyawannya, media AS menurunkan cerita-cerita dari dalam perut Facebook.

Salah satunya cerita menarik tentang Facebook yang digunakan geng narkoba Meksiko untuk merekrut anggota. Atau tentang Facebook yang digunakan kelompok-kelompok sayap kanan. Juga tentang Facebook yang gagal mengatasi penyebaran fake news.


Belum Jelas

Zuckerberg belum mengungkap detail lengkap metaverse yang akan datang. Subsitus Meta di beranda Facebook hanya menggambarkannya sebagai evolusi berikut dari koneksi sosial.

Dalam klip video yang ditampilkan selama pidato utama Connect 2021, Zuckerberg terlihat naik ke Metaverse, menatap ke luar angkasa saat lingkungannya berubah menjadi biru sama-samar terkomputerisasi.

Belum jelas kapan Zuckerberg memutuskan nama Meta. Sebuah perusahaan dengan nama itu diakuisisi oleh Chan Zuckerberg Initiative tahun 2017 dan berkantor di Redwood City, California, tidak jauh dari kantor pusat Facebook.

Meta sejauh ini mengoperasikan platform penemuan literatur yang disebut Ilmu Meta.

Kepada Verve Times, Zuckerberg mengatakan dirinya memikirkan rebranding perusahaan induk Facebook sejak mengakuisisi Instagram dan WhatsApp tahun 2012 dan 2014. Sampai akhirnya memilih untuk melakukannya tahun ini.