Kenapa Sih Kita Dilarang Saling Bertukar Sikat Gigi? Ternyata Ini 3 Bahayanya

Jumat, 19 November 2021 – 20:04 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Sering kali kita mendengar imbauan para pakar kesehatan, bahwa saling bertukar sikat gigi itu tidak baik dan harus dihindari. Kenapa ya?

Mengutip The Health Site, ternyata saling bertukar sikat gigi sama saja dengan menukar bakteri dari satu mulut ke lainnya. Ini jelas berbahaya karena kita tidak pernah tahu penyakit apa yang mungkin hinggap di sikat gigi.

Dari sekian banyak efek buruk akibat sering bertukar sikat gigi, berikut adalah tiga dampak yang paling terburuk yang mungkin akan Anda alami jika masih melakukan hal tersebut:

1. Hepatitis

Dalam penelitian yang diterbitkan di Journal of Viral Hepatitis tahun 2006, penyakit hepatitis C sangat mudah ditularkan terutama melalui sikat gigi yang sering ditukar-tukar. Akibatnya, Anda akan mengalami gejala hepatitis seperti sakit kuning, mual, muntah, dan tidak nafsu makan.

2. Mononukleosis

Penyakit yang disebabkan virus Epstein-Barr (EBV) ini bisa menular melalui air liur dan darah. Bayangkan jika air liur atau darah pada gusi yang melekat di sikat gigi lalu digunakan oleh orang lain, virus akan mudah menyebar. Penyakit ini akan menimbulkan dampak radang kelenjar getah bening, sakit tenggorokan dan demam.

3. Herpes Oral

Herpes oral atau herpes mulut adalah infeksi yang disebabkan virus Herpes Simpleks dengan gejala rasa sakit di bibir, gusi, lidah, langit-langit mulut, hingga berakibat demam, dan nyeri otot. Virus ini menyebar salah satunya melalui alat yang sering digunakan pada mulut, termasuk sikat gigi.

Ada juga efek-efek ringan lainnya akibat pertukaran sikat gigi atau bergantian dalam memakainya, di antaranya adalah sakit gusi akibat bakteri streptococcus yang memunculkan gejala pembengkakan gusi dan sariawan.