Yuk Ketahui Gaya Kepemimpinan Bos Kalian Disini!

Minggu, 28 November 2021 – 21:20 WIB

Ilusrasi seorang pemimpin. (Foto: Forbes)

Ilusrasi seorang pemimpin. (Foto: Forbes)

Jakarta, REQnews - Setiap perusahaan biasanya memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda. Perbedaan gaya kepemimpinan ini dapat dipengaruhi oleh budaya, sistem perusahaan, jumlah pekerja, dan sebagainya. 

Ada berbagai macam gaya kepemimpinan yang perlu kamu ketahui. Dengan mengetahui gaya kepemimpinan ini, kamu akan bisa menghadapi atasan dengan latar belakang yang berbeda-beda. 

Kira-kira, apa saja sih jenis-jenis gaya kepemimpinan?

1. Visioner

Secara umum, pemimpin visioner memiliki tiga karakteristik, yaitu berani mengambil risiko, mau mendengar masukan, serta bertanggung jawab. Selain itu, pemimpin visioner juga mampu memberikan ide dan rencana yang dapat dimanfaatkan untuk masa depan perusahaan. 

Biasanya, seseorang yang menerapkan konsep kepemimpinan visioner akan selalu mengajak karyawannya untuk meeting dan training. Hal tersebut dilakukan untuk membicarakan rencana di masa depan dan juga memperbarui wawasan para karyawannya.

2. Transaksional

Gaya kepemimpinan transaksional berfokus pada aturan atau kontrak kerja yang telah disetujui pihak karyawan (bersifat transaksi). Dengan menerima kontrak kerja yang telah disepakati, karyawan tersebut berarti setuju untuk mematuhi pemimpin.

Pemimpin ini sangat berorientasi pada pencapaian target, sehingga bawahan atau anggota timnya tidak bisa memberikan masukan atau kritik terhadap kinerja divisi tersebut. Jika kinerja tim ternyata optimal, maka pemimpin transaksional tidak ragu untuk memberikan reward. Salah satu kelemahan gaya transaksional yaitu cenderung membekap kreativitas dan pemikiran yang tidak biasa.

3. Transformasional

Pemimpin dengan gaya kepemimpinan ini biasanya mampu memotivasi dan menginspirasi karyawannya serta mengarahkan perubahan positif dalam tim. Para pemimpin ini cenderung cerdas secara emosional, energik, dan penuh gairah.

Mereka pun tidak hanya berkomitmen untuk membantu organisasi mencapai tujuannya, tetapi juga membantu tim untuk memenuhi potensi mereka.

4. Situasional

Pemimpin yang memiliki gaya kepemimpinan situasional merupakan sosok yang fleksibel dan mampu beradaptasi dengan segala kondisi dan situasi. Model kepemimpinan buatan Blanchard-Hersey ini mengacu pada keterampilan seseorang untuk menilai kemudian memilih strategi kepemimpinan apa yang menurutnya terbaik diterapkan dalam setiap keadaan.

5. Demokratis

Pemimpin yang demokratis akan mau untuk selalu berdiskusi dengan anak buahnya sebelum mengambil keputusan. Para pemimpin ini akan berbagi informasi dengan karyawan tentang apa pun yang memengaruhi tanggung jawab pekerjaan mereka. 

Dalam kepemimpinan ini, komunikasi antara atasan ke bawahan tetap terjalin dengan lancar dan efektif, tanpa adanya sikap otoriter di sana.

6. Otokratis

Seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan ini memiliki kuasa penuh di dalam memimpin. Pemimpin otokratis akan mengambil keputusan secara mutlak tanpa meminta masukan dari bawahan, sebab dirinya percaya bahwa dia adalah orang terpintar dan tahu lebih banyak daripada yang lain.

Pemimpin otokratis juga jarang membuka komunikasi dengan bawahannya, sehingga ada kesan hubungan yang jauh dan kaku.

7. Gaya Laissez-Faire

Pemimpin Laissez Faire adalah sosok pemimpin yang memberikan kebebasan yang besar kepada setiap orang yang dipimpinnya, baik dalam melakukan pekerjaan ataupun dalam pengambilan keputusan. Gaya kepemimpinan yang satu ini melibatkan paling sedikit pengawasan.