Jarang Diketahui! Ternyata 28 November Diperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Begini Sejarahnya

Minggu, 28 November 2021 – 23:03 WIB

Ilustrasi menanam pohon (Foto: Istimewa)

Ilustrasi menanam pohon (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Hari Menanam Pohon Indonesia diperingati setiap tanggal 28 November setiap tahunnya. Setiap orang diminta untuk menanam minimal satu pohon atau dikenal dengan istilah One Man One Tree. 

Hari Menanam Pohon Indonesia, ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI No. 24 tahun 2008 oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Pencanangannya dilakukan di Pusat Penelitian Limnologi, Cibinong Science Center, LIPI, Jalan Raya Bogor KM 46, Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Keputusan Presiden mengeluarkan aturan itu, melihat keberhasilan aksi Penanaman Serentak yang dilakukan pada tahun 2007. Juga berkaca pada Pekan Pemeliharaan Pohon di Desa Cibadak, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor yang berhasil menanam banyak pohon. 

Aksi tersebut menghasilkan 86 ribu batang pohon ditanam dari target sebelumnya hanya 79 batang. Sementara Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon menargetkan untuk menanam 10 ribu batang pohon. Tetapi, pohon yang berhasil ditanam melebihi target yaitu menjadi 14 ribu batang pohon. 

Jumlah pohon yang ditanam setiap tahunnya pun selalu mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang masuk disetiap Provinsi, jumlah tanaman pada 2010 sebanyak 1,3 miliar, 2011 sebanyak 1,5 miliar, 2012 sebanyak 1,6 miliar, 2013 sebanyak 1,8 miliar.

Gerakan itu  juga dilakukan untuk pemulihan lahan dari kebakaran hutan, sehingga oksigen akan semakin banyak. Menanam pohon juga menjauhkan kita dari berbagai bencana diantaranya banjir dan tanah longsor, karena pohon bisa menyerap air hujan dengan baik.

Saat ini, Indonesia berada di peringkat 3 teratas dengan negara yang mengalami kehilangan hutan premier terbesar di dunia. Namun dengan gerakan menanam pohon, Indonesia dinilai berhasil mereda laju pengundulan hutan dengan pengurangan angka 5% dibanding tahun 2018.

Gerakan menanam pohon dan kampanye di Indonesia harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat terus ingat akan pentingnya pohon bagi kehidupan. Diharapkan hutan dan lahan hijau di Indonesia bisa pulih kembali jika gerakan ini dilakukan secara terus-menerus.