Mau Lihat Gunung Api Purba? Yuk Kunjungi Desa Nglanggeran

Rabu, 01 Desember 2021 – 20:31 WIB

Gunung Api Purba (Foto:jogjapedia.net)

Gunung Api Purba (Foto:jogjapedia.net)

YOGYAKARTA, REQNews - Desa Nglanggeran terletak di Kecamatan Patuk, Gunung Kidul. Desa ini memiliki hipnotis keindahan wisata yang luar biasa sehingga tidak heran bila masuk ke dalam Top 100 Destinasi Berkelanjutan Dunia versi Global Green Destinations Days (GGDD) tahun 2018.

Di Desa ini, wisatawan dapat menjumpai wisata alam dari Gunung Api Purba, sampai Kampung Pitu. Selain itu wisatawan juga akan mendapatkan wisata budaya, dan edukasi.

Biasanya para wisatawan bila ke desa ini, langsung menayakan terkait Gunung Api Purba, karena gunung ini memang menarik untuk dikunjungi. Gunung purba ini memiliki ketinggian 700 mdpl. Pengunjung bisa melihat matahari terbit pada pagi hari dan sunset saat pada petang.

Butuh waktu sekitar 50 menit sampai satu jam dari kaki gunung untuk sampai ke puncaknya. Gunung Gedhe sebutan puncak barat Gunung Api Purba ini memiliki kondisi yang agak lapang namun tidak bisa digunakan untuk camping/mendirikan tenda. Jika ingin Camping bisa bergeser kebawahnya sekitar 50 meter. Disitu terdapat camping ground yang sangat strategis sekaligus bisa berlindung dari kencangnya angin di Puncak Gunung Api Purba. Dari Puncak Gunung Gedhe kita juga bisa menikmati kemegahan Gunung Lima Jari.

Di desa ini juga ada wisata Embung Nglanggeran Obyek wisata Embung Nglanggeran merupakan tampungan air dengan luas 0,34 hektar. Embung ini digunakan sebagai pengairan kebun buah durian dan kelengkeng milik warga. Embung Nglanggeran merupakan salah satu tempat wisata yang paling populer di kawasan tersebut.

Obyek wisata ini terletak sekitar 1,5 kilometer (km) dari gunung api purba. Karena dari sisi akses dan jangkauannya lebih mudah, sehingga jumlah kunjungannya bisa lebih tinggi dibandingkan lainnya. Air Terjun Kedung Kandang Desa Nglanggeran juga memiliki wisata Air Terjun Kedung Kandang. Obyek wisata ini disebut sebagai air terjun musiman karena memiliki debit air yang berubah, tergantung musim.

Pada musim kemarau, debit air terjun menurun. Air terjun bahkan kering saat kemarau panjang. Pada musim penghujan, debit air akan melimpah dan membuat air terjun dapat mengalir deras. Air Terjun Kedung Kandang terletak di antara persawahan warga dengan batuan vulkanik berundak sebagai dasarnya. Untuk bisa menikmati keindahan air terjun, pengunjung harus melakukan trekking dari tempat parkir. Air Terjun Kedung Kandang terletak di sebelah selatan Gunung Api Purba Nglanggeran.

Selain itu ada Kampung Pitu yang merupakan wisata budaya di Desa Nglanggeran. Lokasinya ada di puncak sebelah timur Gunung Api Purba. Pitu merupakan bahasa Jawa dari kata tujuh. Sesuai dengan namanya, Kampung Pitu hanya memiliki tujuh Kepala Keluarga (KK) yang tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih di puncak Gunung Api Purba.