IFBC Banner

Di Desa Wisata Cikolelet Banten Kamu Akan Temukan Keindahan Curug Lawang dan Curug Kembar

Selasa, 14 Desember 2021 – 17:33 WIB

Curug Kembar (Foto:twitter.com/infolabuan)

Curug Kembar (Foto:twitter.com/infolabuan)

BANTEN, REQNews - Jika Anda salah satu yang menyukai keindahan alam curug, jangan lewatkan untuk mampir mengunjungi Desa Wisata Cikolelet yang berada di Banten, Jawa Barat. Desa ini memiliki keindahan Curug yang bernama Curug Lawang dan Curug Kembar.

Dikutip dari kemenparekraf.go.id di Desa Wisata Cikolelet wisatawan akan disambut berbagai keindahan alam berupa curug hingga daerah perbukitan hijau yang memesona. Mulai dari Curug Lawang, Curug Kembar, Puncak Cibaja, hingga Gunung Pilar.

Curug Lawang memiliki dua aliran air. Air terjun yang berada disebelah kiri lebih tinggi dibanding yang kanan yaitu sekitar 20 meter. Walaupun begitu aliran airnya tidak terlalu besar kok sehingga tetap aman dikunjungi. Ikan-ikan kecil yang hidup disana tampak terlihat alami berenang sehingga menjadi pemandangan menggemaskan tersendiri.

Suasana di air terjun ini nyaman dan tenang sehingga cocok bagi anda yang sedang mencari tempat untuk melepaskan stress atau penat akibat aktivitas padat sehari-hari.
Di curug ini anda bisa berendam dan merasakan segarnya air yang begitu bersih dan jernih. Anda juga bisa merasakan pijatan air terjun dari atas. Uh, sunggung menyenangkan. Ditambah pemandangan alamnya yang sangat indah, akan membuat aktivitas berendam pun semakin membuat hati senang.

Sementara itu, tak kalah indahnya adalah Curug Kembar, yang memiliki dua aliran air yang sama, pemandangan alamnya sungguh membuat terpesona. tapi anda harus memiliki tubuh yang kondisi kesehatan yang prima, pasalnya perjalan ke curug tersebut tidaklah mudah.

Selain itu, masyarakat setempat juga mengembangkan fasilitas untuk memenuhi kenyamanan wisatawan, dengan tetap mengedepankan pelestarian kebudayaan lokal. Salah satunya atraksi budaya yang patut disaksikan di Desa Wisata Cikolelet adalah tradisi Ngurah Danau.

Ngurah Danau merupakan tradisi membersihkan danau yang diadakan setahun sekali. Seluruh masyarakat akan berkumpul ke danau yang mulai mengering dan mengambil ikan di danau.

Selain tradisi Ngurah Danau, masyarakat Desa Wisata Cikolelet juga masih melakukan tradisi Mamaca, Rapah Kok, Rampak Kasidah, Kendang Pencak Silat, Tari Yalil, dan pertunjukan calung.

Tak hanya soal tradisi yang terus dijaga, di Desa Wisata Cikolelet juga memiliki potensi sport tourism yang dapat dikembangkan, yakni menjajal adrenalin di jalur sepeda gunung di Desa Wisata Cikolelet patut dicoba wisatawan yang berkunjung.

Masing-masing tradisi dan atraksi wisata ini memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang tinggi untuk terus dikembangkan, guna meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Wisata Cikolelet.