IFBC Banner

Ngeri! Ini 5 Bencana yang Bakal Terjadi Kalau Es Kutub Mencair, Indonesia Kena?

Senin, 14 Februari 2022 – 03:01 WIB

Ilustrasi Bencana (Foto: Ilustrasi)

Ilustrasi Bencana (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, REQnews-  Di Dunia ini peran manusialah yang paling berpengaruh besar pada perubahan ekstrem di bumi. Mulai dari polusi hingga pemanasan global merupakan faktor utama yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup kita.

Dampaknya tidak main-main, akibat pemanasan global bisa saja dua kutub di bumi ini meleleh. Mencairnya es kutub, berimbas besar pada keberlangsungan hidup manusia di dunia termasuk Indonesia.

Berikut 5 tragedi yang akan terjadi jika es di kutub mencair:

Naiknya permukaan laut

Fenomena satu ini sudah pasti terjadi jika es di kedua kutub bumi mencair. Bayangkan saja, jika es di pegunungan runtuh bisa membuat tsunami, bagaimana jika seluruh es mencair. Ya, Luas daratan tentu saja ikut berkurang, pulau-pulau kecil terancam hilang tenggelam air laut.


Relokasi penduduk besar-besaran

Selain orang-orang yang hidup di kutub, penduduk yang tinggal di pesisir pantai juga harus pindah karena naiknya permukaan laut. Daratan yang semakin sedikit membuat seluruh orang yang terkenda dampak di relokasi. Tak cuma itu, jika saja es di kedua kutub mencair, siap-siap saja penduduk di Miami dan Shanghai harus pindah ke tempat yang lebih aman. Menurut peneliti, jika es di kedua kutub bumi mencair, Miami dan Shanghai mungkin hilang dari peta dunia.

 

Beruang kutub punah

Seiring berjalannya waktu, populasi beruang kutub sangat memprihatinkan. Jika es di kedua kutub mencair, dapat dipastikan beruang kutub akan mati kelaparan dan mereka akan segera punah dari muka bumi. Sebagian besar populasi beruang kutub Arktik akan berjuang untuk bertahan hidup pada 2100 karena mencairnya lapisan es. Hal ini sama berlaku untuk anjing laut dan juga walrus yang hidup di kutub utara.

Perubahan Iklim yang ekstrim

Pola cuaca yang tidak teratur telah mulai menunjukkan efek pemanasan global tersebut. Peningkatan curah hujan dalam bentuk hujan telah diketahui di daerah kutub dan gurun. Meningkatnya pemanasan global akan menyebabkan lebih banyak penguapan yang akan menyebabkan lebih banyak hujan. Hewan dan tumbuhan tidak dapat dengan mudah beradaptasi dengan peningkatan curah hujan. Tanaman dapat mati dan hewan dapat bermigrasi ke area lain. Ini dapat menyebabkan seluruh ekosistem berubah secara total dan cepat. Diluar kemampuan manusia untuk beradaptasi.