Seiring Bertambah Usia, Semakin Sulit Tidur! Kenapa Ya?

Sabtu, 14 Mei 2022 – 05:04 WIB

Ilustrasi tidur

Ilustrasi tidur

JAKARTA, REQnews - Banyak orang yang mengalami kesulitan tidur, atau tidurnya menjadi tak berkualitas, seiring dengan bertambah tuanya usia. 

Penelitian Sleep Medicine Clinics tahun 2017 menunjukkan, 40 hingga 70 persen lansia mengalami masalah tidur kronis. Kualitas istirahat menurun drastis, padahal orang-orang tua tetap butuh jam tidur secara normal.

"Walau menua, tidur yang kita butuhkan tetap konsisten. Penuaan tidak berarti kita membutuhkan sedikit tidur," kata penelitis dari National Sleep Foundation, Abhinav Shingh, seperti dikutip dari Livestrong.

Ada beberapa alasan di balik menurunnya kualitas tidur seiring bertambahnya usia. Berikut ulasannya.

 

1. Evolusi

Para peneliti menyebut, kebanyakan lansia terbangun pada tengah malam, lalu tak bisa tidur lagi. Penyebabnya karena adaptasi kebiasaan yang dilakukan pada masa lalu. Misalnya, berjaga-jaga dari serangan yang mungkin terjadi, lalu berpengaruh hingga tua.

2. Faktor Obat

Banyak lansia mengonsumsi berbagai jenis obat di masa tuanya. Hal itu menurut para peneliti bisa berdampak serius pada kualitas tidur karena efeknya yang tidak main-main.

 

3. Kondisi Tubuh

Pada usia tua, tulang, otot dan sendi juga mengalami masalah, lalu memunculkan rasa sakit ketika beraktivitas normal. Kulit juga menipis, mengakibatkan rasa tak nyaman, yang dampaknya membuat sulit tidur.

4. Ritme Sirkadian

Seluruh hal yang ada pada tubuh seperti makan, tidur, dan lain sebagainya memiliki jam biologis yang terbagi selama 24 jam. Pembagian yang dikenal sebagai ritme sirkadian ini sangat mempengaruhi sejumlah hal dalam tubuh terutama siklus tidur.

Ritme sirkadian milik seseorang ini berubah seiring bertambahnya usia. Hal ini menjadi penyebab mengapa pada seseorang yang semakin tua, jumlah jam tidur yang dimiliki bisa berubah dibanding pada saat muda.