IFBC Banner

Apakah Naik Kereta Api Antarkota Masih Harus Tes Covid-19? Cek Nih Aturan Terbarunya!

Jumat, 20 Mei 2022 – 07:01 WIB

Ilustrasi naik kereta api

Ilustrasi naik kereta api

JAKARTA, REQnews - Baru-baru ini Presiden Joko Widodo telah melonggarkan aturan terkait penggunaan masker bagi masyarakat Indonesia. Seiring pernyataan Presiden Jokowi tersebut, sejumlah aturan perjalanan dalam negeri pun ikut dilonggarkan.

"Bagi pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang sudah mendapatkan dosis vaksinasi lengkap maka sudah tidak perlu lagi untuk melakukan tes swab PCR, maupun antigen," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Jumat, 20 Mei 2022.

Kini, bagi para pelaku perjalanan dalam negeri menggunakan kereta api (KA) ada aturan atau persyaratan baru yang harus dipenuhi. Apakah para penumpang KA antarkota masih harus melakukan tes Covid-19? Berikut aturan lengkapnya.

- Penumpang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau tes antigen.

- Penumpang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen yang diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam, atau hasil negatif tes RT-PCR yang diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

- Penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksinasi dikecualikan terhadap syarat vaksinasi.

- Penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen yang diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam, atau hasil negatif tes RT-PCR yang diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan, dan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan, atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

- Penumpang berusia di bawah enam tahun dikecualikan dari syarat vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau tes antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi.

Persyaratan di atas dikecualikan bagi penumpang kereta api dalam satu wilayah, atau kawasan aglomerasi perkotaan.