Patut Dicek, Ini Empat Hukum Adat Paling Unik Yang Hanya Ada di Indonesia

Selasa, 13 Agustus 2019 – 10:23 WIB

Kepala manusia sebagai mas kawin Suku Nauli, Pulau Seram Maluku (doc : istimewa)

Kepala manusia sebagai mas kawin Suku Nauli, Pulau Seram Maluku (doc : istimewa)

JAKARTA,REQnews - Indonesia memang negara hukum. Di samping ada hukum negara, ada juga hukum adat. Dari Sabang sampai Merauke tak terhitung lagi berapa banyak suku-suku Nusantara yang masih mempertahankan adat dan tradisinya yang tentu saja berbeda satu sama lain. Tapi beberapa di antara hukum adat tersebut, terdapat aturan dan hukuman yang bisa dibilang aneh dan unik. Gak percaya, yuk kita simak bersama.

 

1.            Kepala Manusia Sebagai Mas Kawin

Umumnya seseorang yang akan menikah akan memilih mas kawin yang terbaik. Misalnya saja berupa uang perhiasan atau barang-barang berharga lainnya. Tapi terbaik menurut masyarakat Suku Naulu di Pulau Seram, justru mas kawin yang terbaik adalah kepala manusia. Jadi, seorang pria yang ingin meminang wanita harus memberikan mahar berupa kepala manusia. Berani mau coba?

 

2. Potong Jari di Suku Dani

Setiap manusia pasti pernah merasakan rasa sedih ditinggalkan seseorang. Entah karena meninggal dunia atau karena ditinggal pergi ke suatu tempat. Bagi Masyarakat Suku Dani Papua, jika ada anggota keluarganya yang meninggal sama artinya dengan kehilangan salah satu bagian tubuhnya. Bagian tubuh yang dipilih adalah ruas-ruas jari tangan sebagai bentuk rasa duka cita dan kesedihan. Aneh, bukan? Tapi begitulah faktanya.

 

3. Ketahuan Mencuri, Diarak keliling Pulau

Mencuri adalah tindakan kriminal dan biasanya akan berujung pada hukuman penjara. Tapi jika pelaku pencurian ditangkap di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat, maka selain hukum pidana maka pelakunya juga harus siap-siap dijatuhi hukum adat yaitu diarak keliling pulau dengan menenteng papan bertuliskan ‘saya seorang pencuri’. Meskipun Gili Trawangan adalah salah satu tujuan wisata yang populer saat ini, maka kalau main ke sana jangan coba-coba mencuri ya, daripada nanti malu percuma.

 

4. Ibu Hamil Diasingkan

 

Hukum aneh kali ini juga berasal dari Suku Naulu, Pulau Seram, Maluku. Tidak dijangkau Pendidikan dan terisolasi dari dunia luar, membuat masyarakat Suku Naulu tetap mempraktikan adat istiadat yang sebenarnya tidak manusiawi. Salah satunya adalah mengasingkan wanita yang hamil dan akan melahirkan.

Para laki-laki akan membuatkan sebuah gubuk berukuran 2 x 3 meter di dalamnya juga dilengkapi dengan tempat tidur berukuran 1 x 2 meter. Gubuk-Gubuk itu dinamakan gubuk Tikusune.

Selain wanita hamil, wanita yang sedang menstruasi juga diharuskan mengasingkan diri dalam gubuk ini. Tujuanya sih baik yaitu untuk melindungi para ibu hamil, tapi kalau kayak tentu tidak manusiawi. Bagaimana sang ibu hamil dapat makanan? Lalu kalau saat melahirkan sang ibu pendarahan lalu meninggal, siapa yang tau? Sungguh aneh, tapi inilah Indonesia. (Binsasi)