Jadi Ibu Kota Indonesia, Ini 5 Destinasi Wisata Tersembunyi di Kalimantan Timur

Minggu, 08 September 2019 – 13:30 WIB

Salah satu pemandangan Danau Kakaban, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. (doc: istimewa)

Salah satu pemandangan Danau Kakaban, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. (doc: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kalimantan Timur menjadi provinsi yang dipilih Presiden Joko Widodo sebagai Ibukota baru Indonesia. Asal tahu saja nih, provinsi ini ternyata memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa.

Tentunya, bisa menjadi destinasi wisata yang sangat menyenangkan lho, untuk mengisi waktu senggangmu. Dijamin deh, kalian nggak akan rugi jika berkunjung ke Kalimantan Timur.

Berikut 5 'surga' tersembunyi di Kalimantan Timur yang dihimpun REQnews dari berbagai sumber. Beberapa di antaranya akan memberikan sensasi liburanmu serasa di Sungai Amazon lho. Hmm, penasaran kan?

 

1. Danau Labuan Cermin

Danau Labuan Cermin merupakan sebuah danau wisata yang terletak di Kecamatan Biduk biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Dikatakan sebagai Danau Labuan Cermin karena danau ini memiliki air yang sangat jernih. Saking jernihnya, jika terdapat objek yang berdiri di atas permukaan danau, bayangan objek tersebut terlihat jelas dari permukaan air danau ini. Maka, banyak pengunjung yang memanfaatkan keunikan alam ini sebagai objek foto.

Spot foto yang bisa digunakan juga banyak seperti misalnya berdiri di atas perahu atau ketika sedang menyelam. Wisata alam ini sangat cocok buat pencinta fotografi dan penyuka wisata air. Danau Labuan Cermin juga memiliki nama lain. Masyarakat lokal menyebutnya Danau Dua Rasa. Hal ini dikarenakan air danau Labuan Cermin memiliki dua rasa, yaitu asin dan tawar.

 

2. Gua Haji Mangku

Sebenarnya, daripada dibilang gua, wisata alam yang ada di Pulau Maratua, Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur ini lebih tepat disebut danau. Mungkin, penyebutan nama gua ini dikarenakan pintu masuk menuju danau air payau yang jernih kebiruan ini harus melewati mulut gua terlebih dahulu.

Saat melewati pintu gua yang berair, pemandangan indah sekaligus menyeramkan akan menyambut. Danau berwarna kebiruan itu memiliki ruang sempit. Jika melihat lebih dalam ke arah danau, maka akan terlihat seperti jurang yang dalam di sana.

 

3. Taman Batu Sembinai

Sudah pernah ke Stone Garden di Jawa Barat? Nah, Taman Batu Sembinai memiliki bentang alam yang mirip dengan Stone Garden Padalarang. Di antara hamparan hutan hijau lebat nan luas, tumbuh bebatuan tak beraturan berwarna abu-abu. Sangat cantik!

Lokasinya terletak di desa Kasungai, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Tapi, untuk bisa menikmati keindahan alam hutan batu borneo ini, pengunjung harus menempuh perjalanan yang tidak mudah. Harus melewati jalanan berkelok, trekking yang menguras tenaga, namun terbayar lunas dengan keindahan yang tiada tara.

Jangan lupa persiapkan perbekalan seperti air minum, makanan ringan, obat-obatan bila dibutuhkan, webbing bagi kalian yang ingin menggapai puncak bebatuan tertinggi, dan tentu saja guide warga lokal supaya tidak tersesat.

 

4. Hutan Hujan Tropis di Bukit Bangkirai

Taman wisata alam seluas 1500 hektar ini menyajikan pemandangan alam yang mungkin belum pernah ditemui di Pulau Jawa sebelumnya. Di Bukit Bangkirai, pepohonan yang tumbuh tinggi menjulang dengan ketinggian 40 hingga 50 meter jadi panorama yang tak biasa. Tidak hanya tinggi, pepohonan tersebut punya diameter yang besar, sekitar 2,3 meter. Uniknya lagi, pepohonan di hutan Bangkirai telah berusia 150 tahunan.

Tidak hanya berwisata edukasi di tengah hutan hujan tropis, Bukit Bangkirai menawarkan wisata pemacu adrenalin dengan menyeberangi Canopy Bridge atau jembatan gantung. Jembatan pertama di Indonesia ini digantungkan pada pohon Bangkirai setinggi 30-40 meter dan menghubungkan ke lima pohon. Tantangan melewati jembatan sepanjang 64 meter ini makin terasa saat angin kencang menyerang. Jembatan yang berayun-ayun mengikuti arah angin akan membuat jantung berdegup kencang.

Bukit Bangkirai berada di Semboja, Kutai Kertanegara, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta km 38. Untuk mencapai lokasi dibutuhkan waktu kurang lebih 1,5 perjalanan dari Balikpapan.

 

5. Berenang bersama ubur-ubur di danau Kakaban

Berenang bebas di antara ratusan bahkan ribuan ubur-ubur langka di Danau Pulau Kakaban, siapa takut? Mungkin, kalian akan sedikit geli melihat bentuknya yang kenyal-kenyal menari-nari. Tapi ubur-ubur tersebut tak menyengat.

Ada 4 jenis ubur-ubur langka yang hidup di air payau ini yang sama sekali tidak mengeluarkan sengat, dan juga 8 jenis ikan-ikan kecil, serta biota endemik yang saya jumpai di perairan lainnya. Biota yang ada di sini merupakan biota yang terjebak berpuluh-puluh tahun dan akhirnya mengalami evolusi untuk beradaptasi. Pulau Kakaban sendiri adalah pulau terluar di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Selamat nge-trip ke sana ya!