Perjuangan Glenn Fredly Jadikan Kota Ambon Kota Musik Dunia

Rabu, 08 April 2020 – 20:24 WIB

Perjuangan Glenn Fredly Jadikan Kota Ambon Kota Musik Dunia

Perjuangan Glenn Fredly Jadikan Kota Ambon Kota Musik Dunia

JAKARTA, REQnews - Glenn Fredly. Mungkin banyak yang tak menyangka jika kepergiannya untuk selama-lamanya pada Rabu 8 April 2020 membuat kaget banyak masyarakat di Indonesia. Tak terkecuali masyarakat Ambon, Maluku.

Bagaimana tidak, selain lantunan lagu yang disuarakannya begitu merdu, Glenn dikenal sebagai 'pejuang' bagi masyarakat Ambon. Berkat peran Glenn bersama Ridho Hafiedz (Slank) mendorong kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia oleh UNESCO.

Mereka berdua mengawal proses ini sejak tiga tahun belakangan serta menggalang dukungan melalui petisi online Change.org. Petisi itu ditujukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan judul "Dukung Ambon Menjadi Kota Musik Dunia oleh UNESCO" pada 14 Mei 2019.

Saat itu, Glenn dan Ridho melalui Ambon Music Office menyerahkan formulir aplikasi kota musik kepada UNESCO dan mengklaim telah mendapat dukungan dari Australia dan Korea Selatan, negara jaringan kota musik dunia.

Alhasil, akibat kerja keras Glenn, organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB tersebut menetapkan Ambon sebagai kota musik dalam daftar 66 kota kreatif di dunia pada Rabu 30 Oktober 2019, oleh Director-General of UNESCO Audrey Azoulay.

Glenn Fredly mengucapkan selamat. “Selamat masyarakat kota Ambon! Kerja keras banyak pihak membuahkan hasil kota Ambon menjadi kota pertama di Asia Tenggara yang masuk dalam jaringan sebagai kota musik dunia oleh UNESCO," tulis Glenn Fredly dalam akun Instagram-nya @glennfredly309.

Bagi Glenn, ini adalah harapan baru bagi masyarakat Ambon. “Ini adalah berkah dan harapan baru bagi masyarakat kota Ambon di tengah peristiwa fenomena alam (gempa) yang terjadi. Beta percaya segala sesuatu indah pada waktuNYA," ujar Glenn Fredly.

Glenn paham betul bagaimana perjalanan Ambon membuktikan diri sebagai kota yang layak disebut sebagai kota musik. “Perjalanan panjang dan tidak mudah ini terjadi karena Kolaborasi dan kerendahan hati banyak pihak untuk mewujudkannya bersama," tulis Glenn.

Glenn Fredly berharap hal ini bisa memicu kebangkitan musik Indonesia. “Maka ini akan jadi momentum kebangkitan musik tanah air yang dimulai dari Timur Indonesia.. Sekali lagi selamat dan sangat bangga atas pencanangan Kota Ambon sebagai kota Musik Dunia oleh UNESCO.. MENA, Toma Maju!!,” tulis Glenn Fredly.

Glenn dan Ridho ikut menjadi saksi bagaimana musik mampu menciptakan perdamaian di Ambon pada 2005 saat melewati konflik panjang. Perlu diingat, Maluku masih mempunyai persoalan sosial yang harus dibenahi seperti pendidikan, kesejahteraan hiduo, dan lingkungan hidup. Data BPS Februari 2019 menunjukkan tingkat pengangguran terbuka Maluku menempati posisi ketiga secara nasional.

Kini, pejuang musik Ambon ini pun pergi untuk selama-lamanya. RIP Glenn Fredly.