Beddu Amang, Dari UGM Jabat Kepala Bulog hingga Tersandung Korupsi

Sabtu, 09 Januari 2021 – 20:32 WIB

Almarhum Beddu Amang (Foto: Istimewa)

Almarhum Beddu Amang (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kabar duka datang dari Beddu Amang. Mantan Menteri Negara Urusan Pangan/Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, Sabtu 9 Januari 2021 pukul 17.00 WIB.

"Mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya dan keikhlasan doa untuk Ayahanda kami tercinta," tulis pesan dari pihak keluarga almarhum. 

Kabar meninggalnya Beddu Amang juga dibenarkan mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu. Melalui akun Twitternya, Said Didu mengabarkan kabar meninggalnya Beddu.

"Inalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Dr Beddu Amang, mantan Menpangan/Ka Bulog, mantan Ketua KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan). Alfatihah buat almarhum," tulis Said Didu.

Profil Beddu Amang

Beddu Amang lahir di Ujung Pandang, 7 Agustus 1936. Dia adalah mantan Menteri Negara Urusan Pangan/Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Republik Indonesia periode tahun 1995 sampai 1998.

Ia merupakan lulusan S1 dari Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) pada Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian (1977), lalu pendidikan S2 dan S3 dalam bidang Pembangunan Ekonomi dari University of California, Davis di Amerika Serikat, masing-masing pada tahun 1981 dan 1984.

Ia pernah menjadi Asisten I Menteri Negara Pangan (1993-1996), sebelum diangkat sebagai Kepala Bulog periode 1995-1998. Pun pernah menjadi Deputi Pengadaan dan Penyaluran Bulog (1998-1999). 

Beddu pernah menjabat pula sebagai Ketua Umum PP PERHEPI (Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia) selama dua periode: 1993-1996 dan 1996-1999. 

Selain itu ia pernah menjabat sebagai Presiden ASAE (Asian Society of Agricultural Economist) periode 1996-1999. Sejak Juli 1997 diangkat sebagai Guru Besar Luar Biasa di Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Hasanuddin, Ujung Pandang. 

Ia menulis banyak artikel pada berbagai Jurnal Ilmiah dan Semi-Ilmiah, menulis sejumlah buku yang terkait dengan pangan diterbitkan oleh PT Dharma Karsa Utama Jakarta, dan menyampaikan berbagai makalah dalam pertemuan ilmiah di dalam dan luar negari, serta menjadi ketua penyunting untuk buku Ekonomi Kedelai (1996) dan Ekonomi Minyak Goreng (1996) yang diterbitkan oleh IPB Press.