Tragedi Pesawat China Southern Airlines yang Jatuh di Yangshuo, 141 Orang Tewas!

Rabu, 24 November 2021 – 15:32 WIB

Pesawat China Southern Airlines (Foto: Istimewa)

Pesawat China Southern Airlines (Foto: Istimewa)

CINA, REQnews - Pesawat China Southern Airlines dinyatakan jatuh di Yangshuo, Guilin, Tiongkok pada 24 November 1992 silam. China Southern Airlines merupakan sebuah maskapai penerbangan Republik Rakyat Tiongkok dengan kode IATA CZ dan kode ICAO CSN yang berpusat di Distrik Baiyun, Guangzhou, provinsi Guangdong.

Jatuhnya pesawat China Southern Airlines 29 tahun yang lalu, berawal ketika sekitar pukul 07.54 pada 24 November 1992, sebuah pesawat Boeing 737 2523 milik China Southern Airlines, kode penerbangan 3943, terbang dari Guangzhou ke Guilin.

Pesawat tersebut kemudian hancur di punggung gunung Desa Tuling, Kotapraja Yangdi, Kabupaten Yangshuo, Guangxi dan menewaskan 133 penumpang dan 8 awak tewas. Terdapat 3 penumpang asing (1 dari Kanada dan 2 dari Spanyol), 9 dari Taiwan dan 1 dari Makau.

Usai kejadian tersebut, lebih dari 1.600 personil tentara militer hingga kepolisian setempat diterjunkan untuk melakukan evakuasi. Lokasi jatuhnya pesawat pun kemudian diblokir untuk mencari sisa-sisa dan peninggalan para korban.

Sembari mengorganisir para ahli untuk melakukan investigasi dan analisis, Departemen Penerbangan Sipil juga mengundang 9 orang ahli dari Transportation Safety Board (NTSB), Federal Aviation Administration (FAA), Boeing Aircraft Company, dan CFM International ke Guilin untuk periode 7 investigasi Tian dan pertukaran pendapat dengan para ahli Tiongkok.

Pada pagi hari tanggal 25 November, “kotak hitam” ditemukan di lembah dengan keadaan rusak parah, yang menyulitkan analisis penyebab kecelakaan.