IFBC Banner

Tragedi Pesawat Sobelair Caravelle Tabrak Pegunungan Maroko, 106 Orang Tewas!

Kamis, 23 Desember 2021 – 14:32 WIB

Pesawat Sobelair Caravelle (Foto: Istimewa)

Pesawat Sobelair Caravelle (Foto: Istimewa)

MAROKO, REQnews - Tepatnya 23 Desember 1973, sebuah pesawat jet sewaan bernama Sobelair Caravelle mengalami kecelakaan dengan menabrak pegunungan di Maroko karena cuaca buruk, hingga menewaskan 106 orang.

Dikutip dari pemberitaan The New York Times pada 24 Desember 1973, pesawat buatan Prancis tersebut jatuh di pegunungan Rif dekat pantai Mediterania dan menewaskan semua penumpang.

Pesawat tersebut meledak akibat benturan, hingga puing-puing pesawat pun jatuh berserakan ratusan meter di puncak gunung setinggi 2.456 meter di atas permukaan laut itu.

Kondisi para korban pun sangat mengerikan, bahkan petugas penyelamat menemukan mayat yang hangus di reruntuhan.

Petugas bandara menyebut bahwa sekitar 99 penumpang merupakan warga Maroko sebagai pekerja atau pelajar yang pulang dari Perancis.

Pesawat tersebut dalam penerbangan dari Le Bourget di Paris ke Casablanca melalui Tangier. Namun menara kontrol Tangier kehilangan kontak dengan pesawat sebelum kecelakaan terjadi.

Selain itu, hujan lebat disertai dengan angin kencang terjadi di kota itu saat kecelakaan pesawat. Itu merupakan bagian dari badai yang melanda pantai Maroko selama hampir seminggu.

Pihak bandara mengatakan pesawat seharusnya berada di ketinggian 3.100 kaki pada awal pendekatannya.

Kemudian warga Tangier melaporkan mendengar sebuah pesawat terbang sangat rendah di atas kota ke arah pegunungan. Polisi dan tentara melakukan pencarian di tengah hujan lebat yang terus menerus.

Siangnya, helikopter polisi melaporkan melihat bangkai pesawat berserakan di tebing Gunung Mallayine dekat kota pesisir Tetuan, 30 mil (48,2 km) tenggara Tangier.