IFBC Banner

Tragedi Longsoran Es di Peru 1962, 4000 Orang Tewas!

Selasa, 11 Januari 2022 – 20:32 WIB

Ilustrasi longsoran gletser (Foto: Istimewa)

Ilustrasi longsoran gletser (Foto: Istimewa)

PERU, REQnews - Huascaran (Nevado Huascaran) merupakan sebuah gunung di Cordillera Blanca, sebuah barisan pegunungan yang merupakan bagian dari Andes Barat.

Gunung dengan ketinggian 6.768 meter itu, terletak di puncak selatannya (Huascaran Sur). Huascaran adalah gunung tertinggi di Peru dan keempat di Amerika Selatan.

Namun, gletser raksasa di gunung berapi mati di Peru itu memicu sebuah tragedi bencana alam, yang memusnahkan 9 kota, 7 desa, dan merenggut lebih dari 4.000 nyawa.

Pada 10 Januari 1962 sore, semua orang sedang berkumpul di rumah masing-masing untuk makan malam, dengan tiba-tiba sebuah gletser berukuran dua pencakar langit patah dan meluncur menuruni lereng gunung.

Jatuhnya bongkahan es raksasa seberat 6 juta ton menghasilkan dentuman keras hingga terdengar ke beberapa kota di bawahnya. Beberapa pemukiman tersapu dan tenggelam.

Kota Ranrahirca dan Huarascucho terkubur sedalam 12 meter oleh salju yang telah bercampur dengan lumpur, pohon, bebatuan, dan puing-puing lainnya. Hanya segelintir orang selamat dari kejadian nahas itu.

Dikutip dari berbagai sumber, es tersebut terus bergerak dan bermuara di Sungai Santa. Namun, besarnya volume salju membuat aliran sungai mandek dan menyebabkan banjir di beberapa daerah terdekat.

Sebanyak 4.000 nyawa terenggut dalam bencana tak terduga itu, jasad korban tewas pun tertimbun di bawah longsoran dan tak pernah ditemukan. Beberapa di antaranya terseret aliran es hingga Samudera Pasifik, dekat Chimbote sejauh 160 kilometer.

Bencana itu tak hanya memusnahkan manusia, tetapi juga memusnahkan 10 ribu ternak dan tanaman, dengan kerugian ditaksir mencapai jutaan dolar. Sayangnya longsor besar itu bukan yang terakhir dan satu-satunya, karena delapan tahun berselang, gempa tektonik memicu bencana serupa di wilayah yang sama.