Nenek Anna, Babushka Z, dan Kehadiran Bunda Rusia yang Orang Ukraina

Sabtu, 07 Mei 2022 – 01:10 WIB

Foto: Twitter/D Putra

Foto: Twitter/D Putra

Mariupol, REQNews.com -- Tentara Rusia di Mariupol, kota pelabuhan yang diperangi tapi belum juga direbut, meluncurkan patung aneh; seorang wanita petani Ukraina memegang bendera Uni Soviet.

Wanita asli yang menjadi model patung itu, yang diberi nama Babushka Z, muncul dalam video yang direkam tentara Ukraina, dan kini menjadi ikon propganda Rusia.


Pembebas Rusia

Babushka Z kali pertama muncul dalam video aneh yang direkam awal April oleh tentara Ukraina. Video itu menunjukan tentara Rusia mendekati peternakan kecil di wilayah Donbas, dan seorang wanita tua dengan bangga memegang bendera Uni Soviet.

Terkejut tapi tidak kecewa, orang-orang Ukraina memberinya makanan dan mengambil bendera Uni Soviet itu. Wanita tua itu, yang diidentifikasi akun @LaborwaveCCCP pada 3 Mei bernama Anna, menerima makanan itu tapi kemudian mengembalikannya.

Anna rupanya sadar yang memberinya makanan bukan tentara Rusia yang datang membebaskannya, tapi orang-orang Ukraina yang kemudian menginjak-injak bendera itu. Keterangan dalam akun @LaborwaveCCCP menyebutkan Anna tinggal di Distrik Dvurechensky, 12 mil dari perbatasan Rusia.

Video kedua muncul di aplikasi Telegram, dengan keterangan berbeda. Anna, nama wanita tua itu, tinggal di dekat Dvorichna -- lima kilometer dari garis depan.

Anna adalah wajah baru propaganda Kremlin dan menjadi bintang di kalangan orang Rusia pro-perang. Sebuah plakat raksasa muncul, yang memperlihatkan dia mengibarkan bendera Uni Soviet di Moskwa. Kartu pos bergambar Anna, dengan spanduk yang sama, dijual di seluruh Rusia.

Tidak ada yang memanggil nama asli wanita tua itu. Mesin propaganda Rusia memberinya nama baru, yaitu Babushka Z, atau Babushka -- kata dalam Bahasa Rusia yang artinya nenek. Simbol 'Z' digunakan pasukan Rusia yang ambil bagian dalam perang di Ukraina, dan sering tertera pada kendaraan lapis baja.

Awal April 2022, Anna menjadi subyek laporan televisi Rusia. The Moscow Times menulis seorang seniman membuat patung kayunya. Di Mariupol, pasukan Rusia meluncurkan patung Babushka Z pada 5 Mei di hadapan Sergei Kiriyenko, wakil kepala staf Presiden Vladimir Putin.

Joanna Szostek, pakar media Rusia dan komunikasi politik Universitas Glasgow, mengatakan cerita Babushka sangat cocok dengan narasi propaganda Rusia.

Jaroslava Barbieri, pakar hubungan Rusia dengan negara-negara bekas Uni Soviet di Universitas Birmingham, mengatakan video awal menggambarkan bentrokan ingatan yang dipersenjata Vladimir Putin.

"Di satu sisi Anda melihat wanita tua yang menyesali runtuhnya Uni Soviet dan masih memandang Rusia sebagai pembebas," kata Bierbieri kepada France24. "Kemudian, Anda memiliki pandangan berlawanan dengan tentara Ukraina, dan terkejut orang Ukraina melihat perang dengan kembali ke masa lalu."

Profesor Stephen Hutchings, pakar media Rusia di Universitas Manchester, mengatakan; "Ini cerita ideal untuk Kremlin karena muncul dari akar rumput dan contoh langka dukungan rakyat yang sesuai narasi Putin."

Anna atau Babushka Z mendukung klain aneh Putin. Bahwa Rusia datang membebaskan Ukraina dari fasisme.


Ikon Baru Bunda Rusia?

Bagi media Rusia, Babushka Z adalah anugerah. Sebab, menurut Dr Precious Chatterje-Doody -- pakar komunikasi politik dan hubungan internasional Universitas Terbuka Inggris -- ada beberapa alasan mengapa cerita dan gambar khusus itu direproduksi secara luas oleh pemerintah Rusia.

Pertama, TV Rusia nyaris menjadi liputan 'operasi khusus' dari dinding ke dinding. Cerita human interest ini membantu membuatnya lebih menarik.

Kedua, ini adalah contoh berharga bagi Kremlin tentang penerimaan positif. Sebagian besar orang Ukraina, bahkan di wilayah berbahasa Rusia, tidak menyebut tentara Rusia secara aktif melawan mereka.

"Pemerintah Rusia mempromosikan Anna atau Babushka Z untuk menyembunyikan fakta," katanya.

Babushka Z, kata Szostek, menawarkan manfaat lain bagi Kremlin. "Ini contoh propaganda bawah-atas yang langka dibanding propaganda atas bawah," katanya.

Video, yang diautentifikasi media Ukraina, bukan ciptaan otoritas Rusia yang kemudian dipromosikan jejaring sosial oleh troll Rusia di Internet. "Sejak awal, mesin propaganda Moskwa mencoba memberi sentuhan pesan mereka dari bawah ke atas. Anna muncul sebagai harapan sempurna untuk Rusia," kata Huchings.

Menurut Hutchings, bendera Uni Soviet adalah lapisan gula pada kue propaganda ini. Lapisan gula itu menjadi penting karena ikonografi bendera Uni Soviet dan wanita tua telah sedemikian akrab bagi orang Rusia. Dalam kartu pos Perang Dunia II, fitur Anna adalah Bunda Rusia.

"Ini adalah pemuliaan generasi tua untuk memanggil genersi baru agar mengulangi kesuksesan masa lalu," kata Barbieri. "Putin sangat ingin memulikan masa lalu Uni Soviet, karena itu membuatnya bisa menyembunyikan kelemahan betapa dia tidak memiliki perspektif untuk ditawarkan kepada orang Rusia."

Yang menarik, menurut Hutchings, fakta bahwa wanita Ukraina telah menjelma menjadi Bunda Rusia menunjukan Anna adalah satu individu untuk dua negara.

"Ini beresonansi dengan narasi baru de-Ukrainisasi, bukan denazifikasi Ukraina," kata Hutchings.

Babushka Z haidr pada waktu terbaik bagi Rusia, yang sedang bersiap menggelar parade militer tahunan memperingati kemenagan Uni Soviet pada Perang Dunia II.

"Saya akan sangat terkejut jika video ini tidak digunakan selama perayaan 9 Mei," Hutchings mengakhiri.