UBS Sisihkan 450 juta Euro untuk Kasus Pajak di Prancis

Minggu, 17 Maret 2019 – 17:00 WIB

UBS (FOTO: www.thelocal.ch)

UBS (FOTO: www.thelocal.ch)

JAKARTA, REQNews - Bank terbesar asal Swiss, UBS, pada hari Jumat (15/3/2019) melaporkan peningkatan jumlah hampir 400 juta Dollar untuk ketentuan litigasi setelah pengadilan Prancis menjatuhkan penalti sebesar 4,5 miliar Euro atau senilai 5,09 miliar Dollar pada bulan lalu.

Sebagaimana diberitakan Reuters, UBS berencana mengajukan banding terhadap keputusan tersebut. UBS juga mengatakan pihaknya mengharapkan pengadilan banding untuk "memperbaiki kesalahan" dari putusan sebelumnya. Kini perusahaan bank itu telah menyisihkan 450 juta Euro untuk mengatasi dakwaan UBS telah membujuk klien lintas negara secara ilegal dan pencucian hasil penipuan pajak.

"Mengingat penilaian pertama dan mempertimbangkan berbagai potensi keputusan akhir, ketentuan pada neraca kami mencerminkan estimasi terbaik kami tentang kemungkinan implikasi keuangan. Itu mengatakan, kami masih percaya putusan itu harus dibalik,” kata ketua dan CEO grup UBS dalam surat bersama kepada para pemegang saham.

Para pemegang saham dan analis sangat ingin kejelasan tentang apa yang sekarang mungkin dilihat oleh UBS sebagai hasil yang memungkinkan setelah hukuman dari pengadilan tersebut memecahkan rekor untuk Prancis dan jauh melampaui harapan UBS.

Proses banding diperkirakan akan memakan waktu bertahun-tahun, dan bisa melihat bank dan jaksa penuntut melewati setidaknya dua putusan lagi.

Sementara itu, UBS tidak merinci seberapa besar peningkatan anggaran bagi Prancis. Anggaran litigasi di seluruh kelompok naik menjadi $ 2,83 miliar dari $ 2,45 miliar yang awalnya dilaporkan untuk akhir 2018.

UBS telah mendorong mundur tanggal rilis laporan tahunannya untuk menilai dampak putusan pengadilan Prancis terhadap keuangannya dan menentukan apakah perlu menambah ketentuan litigasi. (Prazz)