Kemendagri vs PPATK Soal Uang Kepala Daerah di Rekening Kasino

Selasa, 17 Desember 2019 – 23:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyesalkan temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebut adanya dugaan uang milik beberapa kepala daerah dalam bentuk valuta asing yang tersimpan di rekening kasino luar negeri.

Disampaikan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, pihaknya akan segera menyurati PPATK untuk meminta kejelasan. Ia menyebut harusnya PPATK mengajak Kemendagri duduk bersama membahas masalah itu jika telah memiliki data dan fakta yang akurat.

"Kami akan coba kirim staf ke PPATK. Baiknya itu temuan PPATK dibahas internal agar kita bisa melakukan pembinaan dengan baik," kata Akmal, Selasa 16 Desember 2019.

Apabila nantinya temuan itu terdapat pelanggaran hukum maka diteruskan ke proses hukum. Hal itu jauh lebih baik, menurut Akmal, ketimbang PPATK melemparnya ke media.

Seperti diketahui, akhir pekan lalu, Kepala PPATK Kiagus Badaruddin menyampaikan kepada publik terkait adanya uang milik sejumlah kepala daerah yang tersimpan di sejumlah rekening rumah judi di luar negeri.

Uang tersebut tersimpan dalam bentuk mata uang asing yang setara dengan nilai sekitar Rp 50 miliar. Uang yang didapatkan secara tidak sah itu dimasukkan ke dalam rekening yang disediakan kasino untuk kemudian ditarik kembali dan dibawa ke Indonesia. (ryv)