Melawan Petugas Kedua Pelaku Jaringan Narkoba Jumlah Besar Ditembak Polisi

Rabu, 20 Maret 2019 – 23:00 WIB

(foto:istimewa)

(foto:istimewa)

PONTIANAK, REQNews - Tim gabungan Polda Kalbar dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat menggagalkan penyelundupan dan peredaran narkoba jaringan internasional dengan jumlah besar, jenis sabu dan ekstasi sebanyak 107 Kg sabu dan 114.699 butir ekstasi. 

Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Suyatmo mengatakan, kedua tersangka yang ditangkap oleh tim gabungan, yakni MI (39), dan ILP (40) beserta barang bukti sebanyak 107 kilogram sabu, dan 114.699 butir ekstasi merupakan warga Batam dalam penangkapan keduanya terpaksa dilumpuhkan di bagian kakinya karena berusaha melawan petugas. 

“Kasus ini terungkap berawal dari informasi yang didapat oleh BNN Kota Singkawang tentang adanya rencana peredaran gelap narkoba dalam jumlah besar oleh orang luar Kalbar, yang langsung ditindaklanjuti oleh BNN,” terang Suyatmo, Selasa (19/3). 

Menidak lanjuti hal tersebut pada Kamis (14/3) sekitar 22.00 WIB, di Jalan Raya Sei Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, petugas mengamankan pengemudi mobil Innova silver dengan nomor polisi B 1121 SRK yang dikemudikan oleh MI. 

Dari penggeledahan di mobil tersebut petugas menemukan sebanyak 123 bungkus narkoba, yakni 100 bungkus jenis sabu atau dengan berat 107 kilogram, dan 23 bungkus jenis ekstasi berisi 114.699 butir. 

Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Didi Haryono mengatakan, dengan terungkapnya kasus transaksi sabu dan ekstasi dalam jumlah besar tersebut, terbukti bahwa Kalbar termasuk daerah rawan, baik sebagai daerah transit mau pun sasaran peredaran narkoba. 

“Pihaknya berharap semua pihak harus peduli terhadap keamanan lingkungannya masing-masing dalam mengawasi dan mencegah agar daerahnya tidak dijadikan sasaran peredaran barang haram tersebut,” terang Kapolda. (nls)