Terduga Teroris Y Tewas Diduga Bunuh Diri

Rabu, 20 Maret 2019 – 17:00 WIB

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto : REQnews/Haikal)

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto : REQnews/Haikal)

JAKARTA, REQnews - Salah satu terduga teroris kelompok Sibolga berinisial Y alias Khodijah tewas. Dia diduga bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih keramik pada 14 Maret lalu, saat masa penangkapan di Rutan Polda Metro Jaya.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan, saat dilarikan di Rumah Sakit RS Bhayangkara, petugas berupaya maksimal untuk menyelamatkan Y. Namun, takdir berkata lain.

"Dia meninggal dunia," paparnya.

Soal penyebabnya kematiannya, diduga Y melakukan bunuh diri dengan meminum sesuatu. Namun, belum bisa dipastikan apa yang diminum dan kapan.

"Nanti ini tunggu hasil olah tempat kejadian perkara," ujarnya di kantor Divhumas Polri hari ini.

Kepala Instalasi Forensik RS Bhayangkara Kombespol Edy Purnomo menuturkan, saat dilakukan pemeriksaan diketahui terdapat asam klorida di lambung terduga teroris tersebut. Asam klorida itu merusak bagian tubuh dari mulut hingga lambung.

"Lambungnya bocor dan mengalami pendarahan. Itulah penyeban kematiannya," paparnya.

Kapan zat yang mengandung asam klorida itu masuk ke tubuh Y? Dia mengatakan bahwa otopsi atau pemeriksaan itu hanya bisa menjelaskan penyebabnya kematiannya. Soal waktu masuknya zat yang mengandung asam klorida itu tidak bisa diketahui dari pemeriksaan.

"Belum tau kapan itu," jelasnya.

Informasi yang diterima dari kepolisian, Y sering meminta izin ke toilet. Diduga saat di toilet itulah Y meminum cairan pembersih keramik. Kecurigaan petugas muncul setelahnya Y mengalami sakit dan sempat muntah-muntah.

Perlu diketahui Y merupakan salah satu calon pelaku aksi teror yang menyasar kantor kepolisian. Y ditangkap di Klaten pasca ledakan bom di Sibolga. Dia anggota kelompok AH yang memiliki bahan peledak sebanyak 300 kg. (*/Rid)