Terduga Teroris Y Jual Tanah Biayai Bom Mobil

Rabu, 20 Maret 2019 – 20:00 WIB

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto : REQnews/Haikal)

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto : REQnews/Haikal)

JAKARTA, REQnews - Polri merilis fakta baru terkait kelompok teror di Sibolga Abu Hamzah (AH) alias Husain. Kelompok tersebut diduga akan membuat bom mobil dengan bahan peledak sebanyak 300 kg tersebut.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, dari pemeriksaan selama ini diketahui kelompok ini memiliki rencana membuat bom mobil. Makanya, membutuhkan bahan peledak yang begitu banyak.

"Sampai 300 kg," jelas Dedi di kantornya pada Rabu (20/3/2019) sore.

Untuk mendapatkan dana membuat bom mobil itu AH meminta bantuan Y, yang juga calon istri AH. Karena itu Y berencana menjual tanah dan rumahnya.

"Uangnya untuk membeli mobil Kijang yang akan dipakai untuk bom Mobil," paparnya.

Namun, Densus 88 Anti Teror berhasil mengungkap kelompok tersebut sebelum bom mobil berhasil dibuat.

"Karena itulah sebenarnya peran Y itu besar," jelas Dedi.

Perlu diketahui, Y telah meninggal dunia diduga karena melakukan bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih lantai atau keramik. Di dalam tubuh Y ditemukan zat asam klorida yang melebihi batas dan mengakibatkan kematian. (*/Rid)