Belum Ada Tersangka Kasus Jiwasraya, Kejaksaan Bisa Kerja Gak Sih?

Jumat, 03 Januari 2020 – 23:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi sorotan tajam publik karena sampai hari ini, Jumat 3 Januari 2020, belum menetapkan satupun tersangka dalam kasus penyimpangan keuangan PT Asuransi Jiwasraya.

Padahal, Kejagung sudah mengambil alih kasus ini dengan membentuk penyelidik khusus di bawah instruksi Jaksa Agung ST Burhanuddin. Dua alat bukti bahkan sudah diperiksa, sejumlah saksi juga dimintai keterangan, tapi masih nihil tersangka.

Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono berkata, dalam waktu dekat tim investigasi akan kembali memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus ini.

"Pemeriksaan dilanjutkan, pekan depan," kata Hari Setiyono di Jakarta, Jumat 3 Januari 2020.

Hanya saja, Hari tidak bisa menyebut siapa saja nama-nama yang bakal diperiksa pekan depan. Pemeriksaannya sudah terjadwal, yakni pada Senin 6 Januari dan Kamis 9 Januari 2020.

Kejakgung, memeriksa sejumlah nama petinggi PT Asuransi Jiwasraya sejak akhir pekan lalu. Pada Senin 30 Desember 2019 lalu, ada lima orang saksi yang diperiksa sekaligus, yakni, Eldin Rizal Nasution sebagai mantan kepala Pusat Bancassurance Jiwasraya, dan mantan direktur utama Jiwasraya Asmawi Syam.

Ada juga nama lainnya, yakni Direktur Utama PT Trimegah Securieties Stephanus Turangan, serta Presiden Direktur Prospera Asset Managament Yosep Chandra, bersama Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral Heru Hidayat.

Satu orang mangkir dari pemeriksaan Kejagung, yakni Benny Tjokrosaputro, selaku komisaris PT Hanson Internasional. Sementara Hoesen selaku kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal, dan anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memilih mendatangi Kejakgung untuk percepatan pemeriksaan dari jadwal yang sudah ditentukan. (ryv)