Begini Isi Telegram Rahasia Kapolri Soal Penanganan Korupsi di Daerah

Minggu, 05 Januari 2020 – 10:30 WIB

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis (Foto:Istimewa)

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Kepala Polri atau Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Surat Telegram (TR) tentang prosedur penanganan tindak pidana korupsi, khususnya dugaan korupsi yang berasal dari laporan atau pengaduan masyarakat. TR tertanggal 31 Desember 2019 itu pun difokuskan untuk permasalahan dana desa.

"Untuk melakukan program pencegahan korupsi sekaligus penindakan terhadap korupsi," kata Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit, Sabtu malam, 4 Januari 2020.

Tujuan penerbitan surat telegram ini, kata dia, menjelaskan tentang tindakan yang harus dihindari untuk mencegah korupsi dan prosedur penanganan laporan tindak pidana korupsi. Khususnya yang melibatkan pemerintah daerah serta permasalahan dana desa.

Adapun surat telegram Kapolri memuat poin-poin yakni langkah-langkah penanganan laporan atau pengaduan masyarakat yang berindikasi tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kemudian ada juga langkah-langkah pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan dana desa, serta peningkatan profesionalitas dan integritas personel Polri dalam pencegahan, penyelidikan, dan penyidikan tindak pidana korupsi.

Surat telegram ditandatangani oleh Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo atas nama Kapolri Jenderal Idham Azis.