IFBC Banner

Heboh Penemuan Potongan Tubuh Pedagang Gorengan di Dalam Kulkas, Suami Jadi Tersangka

Rabu, 08 Januari 2020 – 22:30 WIB

Ms pada saat Polres Sumbawa memeriksa kontrakan dan menemukan korban. (Foto: Doc Polres Sumbawa)

Ms pada saat Polres Sumbawa memeriksa kontrakan dan menemukan korban. (Foto: Doc Polres Sumbawa)

SUMBAWA, REQnews - Polisi akhirnya menetapkan MS alias Lim (46) sebagai pelaku pembunuhan sadis dengan memutilasi tubuh korban dan memasukan potongan tubuh ke dalam kulkasyang dialami Siti Aminah (44). MS adalah suami Siti Aminah yang diketahui berprofesi sebagai pendagang gorengan.

Diketahui, potongan tubuh Aminah ditemukan di rumah kontrakan, sekaligus warung kios, di lingkungan Kebayan, RT 004 RW 12, Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, Jumat 3 Januari 2020 sekitar pukul 13.30 Wita.

Kapolres Sumbawa AKBP Tunggul Sinatrio melalui Kasat Reskrim Iptu Faisal Afrihadi menetapkan MS alias Lim (46) suami korban sebagai tersangka pada Selasa 7 Januari setelah pihaknya memiliki dasar yang cukup kuat.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap 21 orang saksi termasuk tersangka, barang bukti yang diamankan, olah TKP, serta hasil autopsi, MS ditetapkan sebagai tersangka yang memutilasi istrinya dengan memasukan potongan tubuh korban ke dalam dua kulkas dan coolbox.

“Setelah pemeriksaan tersangka selama empat hari sebagai saksi dan kita rasa sudah cukup kuat untuk menetapkan tersangka, maka kami menaikan status MS dari saksi menjadi tersangka,” kata Iptu Faisal.

Faisal mengungkapkan, kasus pembunuhan sadis ini dipicu karena cemburu. Namun, dia enggan mengungkapkan apa yang menyebabkan MS cemburu hingga tega menghabisi istrinya itu.

“Karena cemburu. Penyebab cemburunya tidak bisa kami sampaikan, itu teknis penyidik,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, potongan tubuh Aminah pertama kali ditemukan oleh tetangga yang merasa curiga karena adanya bau yang tidak sedap dari dalam kontrakan. Karena penasaran, tetangga kemudian menghubungi suami korban yang sedang berada di Desa Kalimango, Alas Sumbawa.

Usai salat Jumat, suami korban pun pulang dan mendapati kontrakan tersebut pagarnya terkunci dan pintu terkunci dari dalam. Kemudian dia mendobrak pintu kontrakan itu.

Atas perbuatannya, MS kini dikenakan pasal 338 juncto pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau paling tinggi hukuman mati. (Ananda)