Meresahkan Warga, Ratusan Anak Punk di Tasikmalaya Bakal Diberantas

Jumat, 10 Januari 2020 – 04:00 WIB

Ilustrasi anak punk (foto: istimewa)

Ilustrasi anak punk (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Keberadaan ratusan anak 'punk' di Tasikmalaya mulai mengkhawatirkan dan dianggap mengganggu oleh warga. Pasalnya, stigma tentang anak punk kerap dikaitkan dengan hal-hal negatif, seperti miras, narkoba dan kekerasan.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyebut, di wilayahnya saat ini terdapat sekitar 254 anak punk. Ia meminta sejumlah pihak terkait untuk melakukan upaya penanggulangan terkait keberadaan mereka.

"Kita cari solusinya karena kita yakin bisa menanggulanginya. Meskipun ada keterbatasan, ayo sama-sama tuntaskan," kata Budi, Kamis 9 Januari 2020.

Menurut Budi, semakin menjamurnya anak jalanan di Kota Tasikmalaya disebabkan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan, dalam hal ini ia mencontohkan adalah mafia.

Maka dari itu, Budi tegas ingin memerangi mafia yang mengontrol anak-anak punk tersebut sampai tuntas.

Sementara menurut Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim, harus ada solusi konkret agar anak-anak itu setelah dibina tidak kembali lagi ke jalan dan meresahkan warga.

"Mudah-mudahan kita bisa bersama-sama memberikan solusi terbaik agar tak ada lagi anak-anak punk di Kota Tasik," ujarnya. (ryv)