Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Fantastis! 4,18 Juta Orang Tandatangani Petisi Online Tentang Brexit.

Minggu, 24 Maret 2019 – 17:00 WIB

Aksi tentang Brexit di Inggris (FOTO: TIME)

Aksi tentang Brexit di Inggris (FOTO: TIME)

JAKARTA, REQNews - Petisi online yang mendesak Pemerintah Inggris membatalkan Brexit sudah mencapai lebih dari 4,18 juta tandatangan pada Sabtu (23/3/2019), sebelum tengah hari waktu setempat.

Angka fantastis ini diperoleh beberapa hari setelah petisi di situs Parlemen Inggris beberapa kali down setelah menumpuknya tandatangan online. 

Sejumlah pesohor turut memicu melonjaknya angka tersebut, seperti penyanyi Annie Lennox, aktor Hugh Grant, penyiar yang juga ilmuwan Brian Cox dan komedian David Mitchell. 


“Ini adalah tingkat penandatanganan tertinggi yang pernah dihadapi situs tersebut," ujar panitia petisi House of Commons di Twitter, saat petisi berjalan secara online. 

“Antara 80.000 dan 100.000 orang telah menonton petisi secara simultan. Hampir 2.000 tanda tangan sedang diselesaikan setiap menit,” katanya.

Menurut situs Parlemen, rekor sebelumnya untuk petisi online adalah 4,15 juta nama pada 2016 di sebuah proposal untuk mengadakan referendum Brexit kedua.

Petisi kali ini melampaui jumlah 1 juta sebelum pukul 3 sore waktu London, pada Kamis (21/3/2019), setelah tautan ke petisi itu menyebar di berbagai media sosial seperti Facebook dan Twitter. 

Belum sampai 8 jam kemudian, angka sudah mencapai lebih dari 2 juta. 


"Pemerintah berulang kali mengklaim keluar dari Uni Eropa adalah "kehendak rakyat,”” demikian tertulis dalam teks petisi sebagaimana dikutip dari Time. 

Lebih lanjut, dikatakan “Kita harus menghentikan klaim ini dengan membuktikan kekuatan dukungan publik sekarang, untuk tetap dalam Uni Eropa."

Setiap petisi yang melebihi 100.000 tanda tangan telah memenuhi syarat untuk diperdebatkan oleh Parlemen.

Setelah itu, terserah pada Komite Petisi Khusus pembuat undang-undang untuk putuskan apakah isu dalam petisi itu ditindaklanjuti.

“Saya sudah masuk. Dan sepertinya setiap orang waras di negara ini juga ikut menandatangani,” tulis Grant di Twitter. “Darurat nasional. Cabut Pasal 50 dan tetap masuk Uni Eropa.”

Pihak kantor Perdana Menteri Inggris Theresa May menjelaskan bahwa dia tidak berniat mencabut Pasal 50 dan menjaga Inggris di Uni Eropa. (Prazz)