Waduh! Diam-diam Densus 88 Ingin Bunuh Kivlan Zen

Selasa, 14 Januari 2020 – 22:30 WIB

Kivlan Zen (foto: istimewa)

Kivlan Zen (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Terdakwa kasus kepemilikan senjata api ilegal, Kivlan Zen, mengaku ia sejumlah nama besar yang ingin membunuh dirinya melalui tangan anggota Densus 88 Anti Teror.

Pernyataan ini disampaikan Kivlan dalan pembacaan nota keberatan atau eksepsinya di PN Jakarta Pusat pada Selasa 13 Januari 2020. Kivlan menyeret nama Wiranto, Budi Gunawan, Luhut Binsar dan Gories Mere yang disebutnya memberi perintah eksekusi itu ke Densus 88.

"Itu dengan jelas disebutkan Helmi Kurniawan alias Iwan dalam uraiannya akan melakukan pembunuhan terhadap saya," kata Kivlan.

Selanjutnya, Kivlan meminta majelis hakim menghadirkan nama-nama yang telah disebut dalam eksepsi tersebut untuk dimintai keterangannya, soal rencana pembuhan.

Kemudian, Kivlan melanjutkan, dalam tuduhan disematkan terhadapnya sebagai mana diungkap Menkopolhukam Wiranto saat itu dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada saat itu, bahwasannya dirinya adalah dalang kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta.

Namun dalam persidangan yang dijalankannya hingga tahap eksepsi ini, dirinya didakwa sebagai pelaku kepemilikan senjata ilegal yang juga mendanai pembeliannya.

Karenanya, dengan bantahan itu Kivlan meminta kepada majelis agar bisa menjadi pertimbangan untuk membebaskan dirinya dalam perkara yang menjeratnya. (ryv)