Bule di Bali Bertingkah, Kali Ini Sopir Taksi Dihajar Hingga Mulutnya Robek

Rabu, 15 Januari 2020 – 09:30 WIB

Tore Gerard Vincenzo Bempasciuto (Foto:Istimewa)

Tore Gerard Vincenzo Bempasciuto (Foto:Istimewa)

BADUNG, REQNews - Sopir taksi di Badung, Bali mengalami luka robek di mulut dan lebam di mata kiri akibat dihajar turis asal Australia, Tore Gerard Vincenzo Bempasciuto (23).

"Iya telah mengamankan yang bersangkutan karena melakukan penganiayaan," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa, Selasa, 14 Januari 2020 malam.

Kejadianya saat pelapor Saiful Nurokhim (43) asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang bekerja sebagai sopir Taksi Wahana sedang mengobrol bersama rekannya di TKP. lalu ada bule (pelaku) bersama teman wanitanya marah-marah sambil berjalan kaki kemudian mendekati pelapor dan menyundulkan kepalanya ke kepala pelapor.

Setelah itu, handphone merek Samsung yang dipegang korban juga dirampas pelaku yang kemudian kabur. Korban berusaha mengejar pelaku. Bukannya mengembalikan handphone, pelaku malah memukul mulut dan mata korban sehingga terjatuh ke trotoar.

Kejadian itu sempat terekam kamera CCTV. Teman wanita pelaku juga ikut memukul saat korban sudah jatuh tak berdaya.

"Berdasarkan hasil CCTV terlihat bahwa teman pelaku yang mana seorang perempuan terlihat juga ikut melakukan pemukulan terhadap korban yang saat itu korban dalam posisi terjatuh," tambah Ika.

Setelah puas memukuli korban, pelaku kemudian membanting handphone milik korban hingga pecah berantakan. Selain, itu ada rekan korban bernama Zainal berusaha menolong korban malah terkena pukul di bagian pelipis kirinya.

Pelaku kabur dan sempat sembunyi di lantai tiga Indomaret. Tidak lama kemudian, polisi datang mengamankan pelaku.

"Dari hasil interogasi, pelaku menyangkal telah memukul korban dan saksi. Pelaku malah mengaku telah kehilangan uang, sebuah I-phone 11," ujar Eka.

Alasan pelaku menyerang korban karena ketika pelaku berada dalam Bounty Night Club merasa ada beberapa orang mengikutinya. Setelah keluar dari Bounty dia menyadari handphone miliknya hilang.

Ketika yang bersangkutan berjalan ke arah selatan tepat di depan Lxxy, yang bersangkutan melihat korban adalah salah satu orang yang mengikutinya selama di Bounty karena mukanya mirip.