Ternyata Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Bukan Suami Istri

Kamis, 16 Januari 2020 – 08:30 WIB

 Raja dan ratu Keraton Agung Sejagat (Foto:Istimewa)

Raja dan ratu Keraton Agung Sejagat (Foto:Istimewa)

SEMARANG, REQNews - Setelah raja dan ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah ditangkap, satu persatu polisi membongkar tipu daya keduanya. Hasil pemeriksaan terhadap keduanya didapati ternyata pasangan raja dan ratu ini bukanlah suami-istri.

Toto Santosa Hadiningrat (42) ditangkap polisi bersama dengan permaisurinya Fanni Aminadia (41) alias Dyah Gitarja atau Kanjeng Ratu, di sebuah rumah di kawasan Wates, Yogyakarta, Selasa, 14 Januari 2020 dan keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan berkedok kerajaan.

Status raja dan permaisuri ini bukan suami istri diungkapkan oleh Kapolda Jateng, Irjen Rycko Amelza Dahniel saat menggelar jumpa pers di Polda Jateng, Rabu, 15 Januari 2020.

“Permaisuri ternyata bukan istrinya, tetapi hanya teman wanitanya," kata Rycko.

Rycko mengatakan, Fanny berasal dari Jakarta Selatan, sedangkan Toto berasal dari Ancol, Jakarta Utara. Toto sempat kos di Yogyakarta, namun pindah ke Purworejo karena mengaku menerima wangsit untuk membangun kerajaan di sana bersama dengan Fanni.

Polisi menjerat keduanya dengan Pasal 14 ayat (1) dan (2) UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan karena Toto diduga menipu para pengikutnya dengan meminta uang iuran hingga puluhan juta.