Biadab! Kakek Ini Dipenjarakan Brigdestone karena Ambil Getah Seharga Rp 17 Ribu

Kamis, 16 Januari 2020 – 14:00 WIB

Samirin (foto: istimewa)

Samirin (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Sungguh gila rasanya hukum di negara ini. Seorang kakek bernama Samirin (69) dijatuhi tuntutan 10 bulan penjara oleh jaksa hanya karena mengambil karet getah yang harganya cuma Rp 17 ribu milik PT Brigdestone SRE.

Kabarnya, kasus ini terjadi pada 17 Juli 2019. Saat ini, Samirin mengumpulkan sisa getah rembung atau karet di Nagori Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Kala itu, Samirin memasukkan getah karet tersebut ke kantong kresek. Pada waktu bersamaan, lewat petugas perkebunan yang tengah berpatroli.

Kemudian, kakek tersebut dibawa ke kantor Security Perkebunan PT Brigdestone SRE Dolok Maringir, kemudian getah tersebut ditimbang dan hasilnya seberat 1,9 kilogram, atau seharga Rp 17.480 jika diuangkan.

Kemudian, tanpa ada mediasi, atau upaya negosiasi dan damai, perusahaan asing tersebut melaporkan Samirin ke polisi. Samirin ditahan, dan jaksa menuntutnya 10 bulan penjara pada persidangan di PN Simalungun.

"Menuntut. Menyatakan terdakwa Samirin telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan pidan 'secara tidak sah memungut atau memanen hasil usaha perkebunan' melanggar pasal 107 huruf d UU No 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan sebagaimana Dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Samirin selama 10 bulan penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan," kata jaksa.

Akhirnya, hakim memutuskan Samirin divonis 2 bulan 4 hari dan langsung bebas pada Rabu 15 Januari 2020 malam lalu.